Menko AHY Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Medan, Progres Capai 87 Persen

0
IMG-20260711-WA0023

MEDAN – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melaksanakan rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Sumatera Utara pada pekan pertama Juli 2026. Agenda tersebut mencakup peninjauan pembangunan Sekolah Rakyat di Medan, silaturahmi dengan delapan Kesultanan Sumatera Timur, hingga menghadiri Sinode Besar Gereja Pentakosta Indonesia (GPDI) di Pematangsiantar.

Kunjungan diawali dengan kehadiran AHY sebagai pembicara kunci pada penutupan Rapat Kerja Nasional APEKSI ke-18 yang berlangsung di Medan pada 28 Juni–4 Juli 2026.

Dalam kesempatan itu, AHY menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang merata sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh daerah.

Silaturahmi dengan Delapan Kesultanan Sumatera Timur

Masih di Kota Medan, AHY bersilaturahmi dengan delapan Kesultanan Sumatera Timur.

Pertemuan tersebut menjadi forum dialog mengenai pembangunan infrastruktur yang tetap memperhatikan pelestarian budaya, sejarah, serta nilai-nilai kearifan lokal.

Menurut AHY, kolaborasi antara pemerintah dan institusi adat memiliki peran penting agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga mampu menjaga identitas budaya daerah.

Tinjau Sekolah Rakyat yang Hampir Rampung

Pada agenda berikutnya, AHY meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II yang berlokasi di Jalan Flamboyan Raya III, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan.

Pembangunan sekolah yang berdiri di atas lahan sekitar enam hektare milik Pemerintah Kota Medan tersebut telah mencapai progres sekitar 87 persen.

Proyek yang dimulai sejak akhir Desember 2025 itu ditargetkan selesai dan mulai beroperasi pada Juli 2026, bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh infrastruktur pendidikan siap digunakan dan mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui fasilitas belajar yang memadai.

Program Prioritas untuk Anak Keluarga Prasejahtera

Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Program ini menerapkan sistem pendidikan berasrama dengan proses penjangkauan peserta didik berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sehingga bantuan pendidikan dapat tepat sasaran.

Hingga saat ini, program Sekolah Rakyat telah hadir di lebih dari 100 lokasi di berbagai daerah di Indonesia dan melayani lebih dari 15 ribu siswa.

Hadiri Sinode Besar GPDI di Pematangsiantar

Rangkaian kunjungan kerja AHY ditutup dengan menghadiri Sinode Besar Gereja Pentakosta Indonesia (GPDI) di Kota Pematangsiantar.

Dalam kesempatan tersebut, AHY menegaskan pentingnya memperkuat persatuan, kolaborasi, dan semangat kebersamaan sebagai modal utama membangun Indonesia.

Kehadirannya juga menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap kehidupan beragama yang harmonis serta penguatan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Kawal Program Prioritas Nasional

Sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY terus mengawal pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah.

Selain pembangunan Sekolah Rakyat, pemerintah juga terus mempercepat pembangunan tiga juta rumah, jalan, jembatan, jaringan irigasi, hingga infrastruktur dasar lainnya sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *