PRESIDEN PRABOWO TINJAU SPPG PALMERAH, PASTIKAN PROGRAM GIZI NASIONAL BERJALAN DARI HULU KE HILIR

0
1780412647769

SOROTAN PUBLIK – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palmerah, Jakarta, Selasa (2/6/2026), guna memastikan pelaksanaan Program Pemenuhan Gizi Nasional berjalan sesuai standar, mulai dari penyediaan bahan pangan hingga distribusi kepada masyarakat penerima manfaat.

Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB dan disambut oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, bersama Kepala SPPG Palmerah. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan seluruh sarana, sistem operasional, dan rantai pendukung program gizi nasional berjalan efektif dan berkelanjutan.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden terlebih dahulu mengunjungi area green house yang berfungsi sebagai salah satu fasilitas pendukung penyediaan bahan pangan bergizi. Di lokasi itu, Kepala Negara memperoleh penjelasan mengenai pengelolaan serta pemanfaatan fasilitas yang dirancang untuk menjaga keberlanjutan pasokan bahan pangan bagi program pemenuhan gizi.

Usai meninjau green house, Presiden melanjutkan kunjungan ke fasilitas hidroponik dan bioflok. Kedua fasilitas tersebut menjadi contoh penerapan sistem pertanian dan perikanan terpadu yang mendukung penyediaan pangan sehat, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Peninjauan kemudian berlanjut ke dapur utama SPPG Palmerah yang menjadi pusat produksi makanan bergizi. Presiden Prabowo menyaksikan secara langsung seluruh tahapan pengolahan makanan, mulai dari persiapan bahan baku, proses memasak, hingga pengemasan makanan yang akan didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan program pemenuhan gizi nasional tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga didukung oleh sistem produksi dan distribusi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Melalui pengawasan langsung tersebut, pemerintah berharap kualitas layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat dapat terus ditingkatkan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang sehat, kuat, dan produktif.

Sumber: Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *