Peringati Hari Lahir Bung Karno, Widya Sari SH Ajak Generasi Bangsa Menjaga Persatuan dan Melanjutkan Semangat Pengabdian untuk Indonesia
SOROTAN PUBLIK – Momentum peringatan Hari Lahir Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, pada 6 Juni menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan pengabdian kepada negara yang diwariskan oleh Sang Proklamator.
Hal tersebut disampaikan Widya Sari, SH, Sekretaris Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI) Provinsi Jambi, dalam keterangannya memperingati Hari Lahir Bung Karno ke-125.
Menurut Widya Sari, sosok Bung Karno tidak hanya dikenang sebagai Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga sebagai pemimpin visioner yang berhasil meletakkan fondasi kebangsaan yang hingga hari ini tetap menjadi penopang utama kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Bung Karno telah mewariskan nilai-nilai besar tentang nasionalisme, persatuan, keberanian, dan semangat pengabdian kepada rakyat. Nilai-nilai tersebut harus terus hidup dan menjadi pedoman bagi generasi penerus bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” ujar Widya Sari.
Selain menjabat sebagai Sekretaris AWNI Provinsi Jambi, Widya Sari juga dikenal pernah mengemban amanah sebagai Ketua Aliansi Relawan Pemenangan Presiden Ganjar Pranowo di Provinsi Jambi. Menurutnya, peringatan Hari Lahir Bung Karno tidak boleh hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan harus menjadi momentum refleksi nasional untuk memperkuat karakter kebangsaan di tengah perubahan global yang semakin cepat.
Ia menilai Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perkembangan teknologi, kompetisi ekonomi global, hingga dinamika sosial yang membutuhkan ketangguhan persatuan nasional sebagai fondasi utama.
“Bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang mampu membangun infrastruktur dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bangsa yang mampu menjaga persatuan, menghormati sejarah, serta mempertahankan jati dirinya di tengah arus perubahan dunia,” katanya.
Widya Sari menegaskan bahwa semangat gotong royong yang selama ini menjadi salah satu ajaran utama Bung Karno masih sangat relevan untuk menjawab berbagai persoalan bangsa. Menurutnya, pembangunan nasional hanya dapat berjalan optimal apabila seluruh elemen masyarakat mampu bersinergi dan mengedepankan kepentingan bersama.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak generasi muda Indonesia untuk lebih mengenal sejarah perjuangan para pendiri bangsa. Pemahaman terhadap sejarah dinilai penting agar generasi penerus tidak kehilangan arah dalam membangun masa depan Indonesia.
“Generasi muda harus memahami bahwa kemerdekaan dan berbagai kemajuan yang kita nikmati hari ini tidak diperoleh dengan mudah. Ada perjuangan panjang, pengorbanan besar, dan pemikiran-pemikiran visioner dari para pendiri bangsa yang harus kita jaga dan lanjutkan,” ujarnya.
Menurut Widya Sari, pesan Bung Karno yang terkenal, ‘Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah’ atau Jas Merah, tetap relevan sebagai pengingat bahwa sejarah merupakan sumber pelajaran yang sangat berharga bagi perjalanan bangsa.
Ia berharap peringatan Hari Lahir Bung Karno dapat menjadi energi baru bagi masyarakat Indonesia untuk terus memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta berkontribusi dalam pembangunan sesuai bidang dan profesi masing-masing.
“Semangat Bung Karno adalah semangat membangun Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian. Tugas kita hari ini adalah menjaga serta melanjutkan cita-cita besar tersebut demi Indonesia yang semakin maju, adil, dan sejahtera,” tegasnya.
Peringatan Hari Lahir Bung Karno setiap 6 Juni tidak hanya menjadi momentum mengenang sosok Proklamator, tetapi juga kesempatan untuk merefleksikan kembali nilai-nilai perjuangan yang telah menjadi fondasi berdirinya Republik Indonesia. Di tengah berbagai tantangan nasional dan global, semangat persatuan, gotong royong, dan pengabdian kepada bangsa yang diwariskan Bung Karno dinilai tetap menjadi kekuatan utama dalam menjaga keutuhan serta kemajuan Indonesia.
Mengakhiri pernyataannya, Widya Sari menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Lahir Bung Karno kepada seluruh rakyat Indonesia seraya mengajak masyarakat untuk terus merawat semangat kebangsaan dan persatuan sebagai modal utama menuju Indonesia Emas.
“Selamat Hari Lahir Bung Karno. Mari kita jaga persatuan, rawat kebangsaan, dan lanjutkan semangat pengabdian untuk Indonesia. Merdeka!” pungkasnya.
