Menko Polkam Djamari Chaniago Beri Pembekalan Taruna Akmil, Tekankan Kepemimpinan dan Kedekatan dengan Rakyat

0
1780721875553-1

MAGELANG – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam RI), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, mengunjungi Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jawa Tengah, Jumat (5/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memberikan pembekalan serta motivasi kepada para taruna dan taruni Akmil sebagai calon pemimpin Tentara Nasional Indonesia (TNI) di masa depan.

Dalam arahannya, Menko Polkam menekankan pentingnya membangun karakter kepemimpinan yang kuat, menjaga kekompakan, serta menjalin kedekatan dengan anggota maupun masyarakat sebagai bagian dari jati diri seorang perwira TNI.

Menurut Djamari, seorang pemimpin tidak hanya dituntut memiliki kemampuan profesional dan intelektual, tetapi juga harus mampu membangun hubungan yang baik dengan anak buah serta memahami kebutuhan masyarakat yang dilayani.

Selain itu, ia mengingatkan para taruna dan taruni untuk menjadikan prestasi serta pengabdian para senior dan pendahulu sebagai sumber inspirasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di masa mendatang.

“Para taruna dan taruni merupakan calon-calon pemimpin bangsa yang akan memegang peranan penting dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, serta keselamatan rakyat Indonesia. Karena itu, karakter, integritas, dan semangat pengabdian harus terus dipupuk sejak masa pendidikan,” pesan Djamari.

Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pembinaan generasi muda TNI agar memiliki kapasitas kepemimpinan yang adaptif terhadap berbagai tantangan strategis di tingkat nasional maupun global.

Dalam kegiatan itu, Menko Polkam didampingi sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Hadir mendampingi antara lain Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, para deputi Kemenko Polkam, serta sejumlah staf khusus Menko Polkam.

Kehadiran Menko Polkam di Akademi Militer mendapat sambutan antusias dari para taruna dan taruni yang mengikuti pembekalan. Momentum tersebut menjadi sarana untuk memperkuat wawasan kebangsaan, kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pemerintah berharap para lulusan Akademi Militer nantinya mampu menjadi pemimpin TNI yang profesional, modern, dan dekat dengan rakyat, sejalan dengan tantangan pertahanan dan keamanan yang terus berkembang di era globalisasi dan kemajuan teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *