Luhut: Pemerintah Percepat Digitalisasi Bansos Berbasis AI, Ditargetkan Diluncurkan Oktober 2026
JAKARTA — Pemerintah tengah mempercepat pengembangan sistem digitalisasi bantuan sosial (bansos) berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Sistem tersebut ditargetkan mulai diluncurkan pada pekan ketiga Oktober 2026.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan pemanfaatan teknologi AI diharapkan dapat meningkatkan ketepatan sasaran dalam penyaluran bansos sekaligus memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran pemerintah.
Menurut Luhut, digitalisasi berbasis AI menjadi salah satu langkah yang tengah didorong pemerintah untuk memperbaiki tata kelola penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Terobosan tersebut diharapkan mampu membantu pemerintah mengidentifikasi penerima bantuan secara lebih akurat berdasarkan data yang tersedia. Dengan sistem yang semakin terintegrasi, potensi kesalahan sasaran dalam penyaluran bansos juga diharapkan dapat ditekan.
Selain meningkatkan ketepatan sasaran, penerapan teknologi tersebut diarahkan untuk mempersempit celah terjadinya penyimpangan dalam distribusi bantuan sosial.
Luhut menyebut digitalisasi bansos berbasis AI dapat menjadi instrumen untuk mencegah praktik korupsi dalam proses penyaluran bantuan pemerintah.
Pemerintah menargetkan sistem tersebut dapat diluncurkan pada pekan ketiga Oktober 2026. Implementasinya akan menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Digitalisasi bansos juga dinilai penting mengingat program bantuan sosial menyangkut kepentingan masyarakat luas dan menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar. Karena itu, akurasi data, transparansi, serta mekanisme pengawasan menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
Dengan pemanfaatan AI, pemerintah diharapkan tidak hanya mampu mempercepat proses identifikasi dan penyaluran bantuan, tetapi juga membangun sistem yang lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pemerintahan mulai diarahkan bukan sekadar untuk mempercepat pelayanan, tetapi juga untuk memperkuat pencegahan kebocoran anggaran dan meningkatkan akuntabilitas program sosial.
Pemerintah kini tengah mempersiapkan berbagai aspek teknis sebelum sistem digitalisasi bansos berbasis AI tersebut diluncurkan sesuai target pada Oktober 2026.
Sumber: ANTARA
#ANTARANEWS #DEN #KecerdasanBuatan #AI #Bansos #DigitalisasiBansos
