Wamentan Sudaryono: Stok Hewan Kurban Nasional Surplus 800 Ribu Ekor, Pasokan Dipastikan Aman

0
1779860869175

Sorotan Publik – Pemerintah memastikan ketersediaan hewan kurban nasional pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah berada dalam kondisi aman, bahkan mengalami surplus. Ketersediaan ternak nasional yang mencukupi dinilai menjadi indikator positif terhadap ketahanan sektor peternakan sekaligus daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi dan tantangan global.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyampaikan bahwa berdasarkan laporan nasional, jumlah ketersediaan hewan kurban tahun ini diproyeksikan mencapai sekitar 3,2 juta ekor, sementara kebutuhan nasional diperkirakan berada pada kisaran 2,4 juta ekor. Dengan demikian, terdapat surplus sekitar 800 ribu ekor hewan kurban.

“Ini artinya alhamdulillah Allah telah memberikan rahmat-Nya, telah memberikan rezekinya kepada bangsa kita, negara kita. Hari ini di saat kesulitan perang di mana-mana kita dalam keadaan yang baik, itu perlu tentu kita syukuri bersama,” ujar Sudaryono saat menghadiri kegiatan penyembelihan hewan kurban di Masjid Nurul Iman, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Rabu (27/5/2026).

Menurut Sudaryono, kondisi tersebut menunjukkan bahwa sektor peternakan nasional mampu menjaga stabilitas pasokan sekaligus mencerminkan daya tahan masyarakat Indonesia yang tetap kuat di tengah ketidakpastian global.
Data nasional juga menunjukkan tren peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan kurban. Berdasarkan data iSIKHNAS, jumlah pemotongan hewan kurban secara nasional pada tahun 2025 tercatat mencapai 2.268.764 ekor, meningkat sekitar 11,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 2.033.995 ekor.

Optimisme tersebut turut tercermin dari pelaksanaan kurban di lingkungan Kementerian Pertanian yang tahun ini mencatat jumlah tertinggi sepanjang penyelenggaraan. Sebanyak 49 ekor hewan kurban, terdiri dari 41 ekor sapi dan 8 ekor kambing, terkumpul di Masjid Nurul Iman Kantor Pusat Kementerian Pertanian.

Jumlah itu mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada 2024, tercatat hanya 2 ekor sapi dan 15 kambing, kemudian meningkat menjadi 9 sapi dan 10 kambing pada 2025, dan melonjak tajam pada tahun ini.
“Insyaallah negara kita baik, pertumbuhannya baik dan kita bisa lihat partisipasi dari jumlah kurban di masjid ini saja,” kata Sudaryono yang juga menjabat Ketua Umum HKTI.

Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Agung Suganda menjelaskan total proyeksi ketersediaan hewan kurban nasional terdiri dari sekitar 860 ribu sapi, 34 ribu kerbau, 1,4 juta kambing, dan 935 ribu domba.
Selain memastikan ketersediaan hewan kurban aman, pemerintah juga menyalurkan lebih dari 1.000 ekor sapi bantuan kemasyarakatan Presiden ke berbagai wilayah Indonesia, termasuk provinsi, kabupaten/kota, IKN, serta lembaga kemasyarakatan.

Pemerintah berharap peningkatan kebutuhan kurban dan pelaksanaan dam haji di dalam negeri dapat membawa dampak ekonomi positif bagi peternak nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan sektor peternakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *