Menko Polkam Djamari Chaniago Tekankan Disiplin dan Jiwa Korsa IARMI Hadapi Ancaman di Era Digital

0
1790413968357

SOROTAN PUBLIK — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kebersamaan sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan dan ancaman terhadap bangsa, termasuk yang berkembang di ruang digital.

Pesan tersebut disampaikan Djamari Chaniago saat memberikan pengarahan dalam kegiatan konsolidasi organisasi Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) di Jakarta, Sabtu (26/9/2026).

Dalam arahannya, Menko Polkam menekankan bahwa disiplin tidak semata-mata berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan formal. Menurutnya, disiplin harus menjadi bagian dari karakter dan sikap dalam menjalankan setiap bentuk pengabdian kepada negara.

“Disiplin bukan sekadar aturan formal, tetapi merupakan jiwa yang harus melekat dalam setiap langkah pengabdian kepada negara,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Djamari juga memberikan apresiasi terhadap nilai kedisiplinan dan jiwa korsa yang dinilai masih kuat di lingkungan IARMI.

Menurutnya, semangat kebersamaan dan kedisiplinan dapat menjadi modal sosial untuk memperkuat ketahanan bangsa di tengah perubahan lingkungan strategis, termasuk perkembangan teknologi informasi dan medan digital.

Perkembangan ruang digital menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan. Informasi dapat tersebar dengan cepat dan memengaruhi masyarakat dalam waktu singkat. Karena itu, ketahanan bangsa tidak hanya membutuhkan kemampuan dalam menghadapi ancaman konvensional, tetapi juga kesiapan menghadapi dinamika di ruang digital.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Polkam mendorong pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IARMI dimanfaatkan sebagai momentum konsolidasi organisasi.

Rakernas diharapkan menjadi ruang untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi, serta menyusun program kerja yang konkret, terukur, dan dapat memberikan kontribusi terhadap ketahanan bangsa.

“Jadikan Rakernas sebagai wadah konsolidasi, penyatuan visi, dan perumusan program kerja yang nyata serta terukur,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Dalam rangkaian kegiatan, sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) IARMI juga dilantik. Mereka yakni Bahrullah Akbar sebagai Ketua Umum DPN IARMI, Riza Patria sebagai Sekretaris Jenderal DPN IARMI, serta Arifin sebagai Bendahara Umum DPN IARMI.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus.

Menko Polkam juga didampingi Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa serta sejumlah pejabat tinggi madya di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

Konsolidasi IARMI tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi dan menyatukan langkah para alumni Resimen Mahasiswa dalam menjalankan peran sosial kebangsaan.

Di tengah perubahan teknologi dan dinamika ancaman yang semakin kompleks, nilai disiplin, solidaritas, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan nasional.

Pesan tersebut sekaligus menempatkan generasi muda dan para alumni Resimen Mahasiswa sebagai salah satu unsur masyarakat yang dapat berkontribusi dalam menjaga persatuan, meningkatkan kesadaran kebangsaan, dan memperkuat ketahanan masyarakat di tengah perkembangan era digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *