Koin $1 Bergambar Donald Trump Resmi Beredar di AS, Wajah Presiden Hidup Kembali Muncul di Mata Uang Setelah 100 Tahun
WASHINGTON — Amerika Serikat memasuki babak baru dalam sejarah numismatiknya. United States Mint resmi mulai menjual koin pecahan US$1 bergambar Presiden Donald J. Trump pada Rabu, 2 September 2026, sebagai bagian dari perayaan Semiquincentennial, atau 250 tahun berdirinya Amerika Serikat.
Koin tersebut memiliki tampilan berwarna keemasan, tetapi bukan terbuat dari emas. U.S. Mint menjelaskan bahwa koin menggunakan komposisi logam sirkulasi yang terdiri dari 6 persen seng, 3,5 persen mangan, 2 persen nikel, dan sisanya tembaga. Koin memiliki berat 8,1 gram dan diameter 26,49 milimeter.
Yang membuat penerbitan ini mencuri perhatian bukan hanya desainnya, melainkan juga sosok yang terpampang di permukaannya. Untuk pertama kalinya dalam satu abad, wajah presiden Amerika Serikat yang masih hidup kembali hadir pada sebuah koin AS.
Wajah Trump di Sisi Depan, Lambang Kepresidenan di Belakang
Pada sisi depan atau obverse, koin menampilkan profil Donald Trump lengkap dengan tulisan “LIBERTY”, “IN GOD WE TRUST”, serta angka “1776 ~ 2026”.
Desain tersebut dibuat oleh Kepala Pengukir U.S. Mint, Joseph Menna, dengan inspirasi dari foto resmi Trump yang dibuat fotografer Gedung Putih, Daniel Torok.
Sementara itu, sisi belakang atau reverse menampilkan Presidential Seal, berupa elang yang memegang ranting zaitun dan seikat anak panah. Pada bagian perisai di dada elang terdapat angka “250” sebagai penanda 250 tahun Amerika Serikat.
Tulisan “UNITED STATES OF AMERICA” dan “ONE DOLLAR” juga tercantum pada sisi belakang koin.
Menariknya, U.S. Mint juga mencetak sebanyak 250.000 keping khusus pada 4 Juli 2026 dengan tanda khusus “July 4th” atau privy mark. Keping tersebut kemudian disisipkan di antara koin-koin yang terdapat dalam produk gulungan dan kantong yang dijual kepada kolektor.
Mengapa Presiden yang Masih Hidup Bisa Muncul di Koin?
Kemunculan wajah Trump memunculkan pertanyaan karena tradisi hukum Amerika Serikat selama ini membatasi penggunaan potret orang yang masih hidup pada mata uang.
Namun, desain 2026 memiliki dasar hukum khusus. Circulating Collectible Coin Redesign Act of 2020, yang menjadi Public Law 116-330 dan disahkan pada Januari 2021, memberikan kewenangan kepada Departemen Keuangan untuk melakukan desain ulang koin tertentu dalam rangka program Semiquincentennial 2026. Ketentuan tersebut memungkinkan perubahan desain koin yang diterbitkan sepanjang periode perayaan 250 tahun Amerika Serikat.
Dengan posisi wajah Trump pada obverse, desain tersebut dipandang memenuhi kerangka hukum yang digunakan pemerintah untuk menerbitkan koin tersebut.
Preseden sejarah juga membuat penerbitan ini semakin menarik. Donald Trump menjadi presiden hidup kedua dalam sejarah Amerika Serikat yang muncul pada koin, setelah Presiden Calvin Coolidge yang tampil pada koin sesquicentennial tahun 1926.
Namun, penerbitan koin tersebut sebelumnya sempat menimbulkan perdebatan. Desain awal bahkan memunculkan pertanyaan mengenai norma tradisional dalam desain mata uang Amerika. Pada akhirnya, desain yang digunakan menempatkan Trump pada satu sisi dan Presidential Seal pada sisi lainnya.
Nominal Hanya $1, tetapi Dijual Lebih Mahal
Secara nominal, koin tersebut tetap bernilai US$1 dan merupakan legal tender. Namun, U.S. Mint menjualnya dalam kemasan kolektor dengan harga lebih tinggi daripada nilai nominalnya.
U.S. Mint menawarkan dua pilihan utama:
- Roll berisi 25 koin: US$61
- Bag berisi 100 koin: US$154,50
Artinya, harga efektifnya sekitar US$2,44 per keping untuk roll dan US$1,545 per keping untuk bag.
U.S. Mint juga menetapkan batas pembelian rumah tangga sebanyak dua produk pada periode awal penjualan. Saat ini, halaman produk resmi U.S. Mint menampilkan status “Not Available”, sehingga klaim bahwa seluruh produk “ludes dalam hitungan jam” sebaiknya tidak dinyatakan sebagai fakta tanpa data penjualan resmi yang lebih rinci.
Penerbitan koin Trump ini pada akhirnya bukan hanya soal alat pembayaran. Ia menjadi bagian dari sejarah perayaan 250 tahun Amerika Serikat sekaligus fenomena numismatik yang mempertemukan sejarah, politik, budaya kepresidenan, dan dunia kolektor.
Bagi sebagian orang, koin ini mungkin hanya bernilai satu dolar. Namun bagi kolektor, kemunculan kembali wajah presiden yang masih hidup pada koin setelah rentang waktu satu abad membuat keping logam tersebut memiliki cerita sejarah yang jauh lebih besar daripada nilai nominalnya.
Kalau koin ini tersedia di Indonesia, apakah Anda berminat memilikinya sebagai koleksi?
