Kebakaran Bengkel di Merangin Hanguskan 14 Mobil dan 7 Motor, Kerugian Ditaksir Rp5 Miliar

0
IMG-20260705-WA0025

MERANGIN – Musibah kebakaran melanda sebuah bengkel mobil milik Fery di Sungai Piyul, Kelurahan Dusun Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi, Kamis (2/7/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.30 WIB itu menghanguskan dua unit rumah toko (ruko), 14 unit mobil, serta tujuh unit sepeda motor dengan total kerugian material ditaksir mencapai Rp5 miliar.

Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang kemudian menyambar bahan-bahan mudah terbakar, seperti oli dan cairan kimia yang berada di dalam bengkel. Kobaran api dengan cepat membesar sehingga menghanguskan bangunan beserta kendaraan yang berada di lokasi.

Pemilik bengkel, Fery, mengaku tidak berada di lokasi saat kebakaran terjadi. Ia mengetahui insiden tersebut setelah mendapat informasi dari warga dan segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Merangin.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman dan berusaha melokalisasi api agar tidak merambat ke bangunan maupun permukiman di sekitar lokasi kejadian. Setelah beberapa waktu, api berhasil dipadamkan, namun sebagian besar aset di dalam bengkel tidak dapat diselamatkan.

Pasca kebakaran, jajaran Polres Merangin memasang garis polisi di lokasi guna mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendataan terhadap kerugian serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi para pemilik bengkel maupun pelaku usaha lainnya agar secara berkala memeriksa kondisi instalasi listrik dan menerapkan standar keamanan dalam penyimpanan bahan-bahan yang mudah terbakar guna meminimalkan risiko kebakaran.

Selain menimbulkan kerugian ekonomi yang besar, kebakaran juga berpotensi mengancam keselamatan jiwa serta lingkungan sekitar. Karena itu, masyarakat diimbau segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan potensi bahaya kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *