Gotong Royong di IKN Kumpulkan 970 Kilogram Sampah, Otorita Dorong Gerakan Indonesia ASRI

0
1792796640997-1

NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) IKN Kementerian Kesehatan, Polresta IKN, penyedia jasa atau kontraktor, serta masyarakat menggelar kegiatan korve lingkungan di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku.

Kegiatan gotong royong tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia. Aksi ini sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan yang sehat di kawasan Ibu Kota Nusantara.

Partisipasi aktif berbagai pihak dalam kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan 126 kantong sampah dengan total berat mencapai 970,53 kilogram atau sekitar 0,97 ton.

Seluruh sampah yang terkumpul kemudian dibawa ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) untuk menjalani proses pemilahan dan pengelolaan sesuai dengan jenis serta karakteristiknya.

Sampah yang memenuhi persyaratan tertentu akan dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk menghasilkan energi listrik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan sampah yang lebih produktif dan berorientasi pada pemanfaatan sumber daya.

Otorita IKN Dorong Budaya Pengelolaan Sampah

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengingatkan bahwa kegiatan menjaga kebersihan lingkungan tidak boleh berhenti pada aksi gotong royong sesaat. Menurut pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, kepedulian terhadap kebersihan perlu menjadi kebiasaan sehari-hari.

Sampah, dalam pendekatan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, tidak semestinya hanya dipandang sebagai sesuatu yang harus dibuang. Melalui pemilahan dan pengolahan yang tepat, sebagian sampah masih dapat dimanfaatkan kembali sebagai sumber daya yang bernilai guna.

Karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif. Kebiasaan memilah sampah dari sumbernya dapat membantu proses pengolahan sekaligus mengurangi beban lingkungan akibat penumpukan sampah.

Kolaborasi antara pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, aparat kepolisian, penyedia jasa, dan masyarakat juga menunjukkan bahwa tanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan memerlukan partisipasi bersama.

Mewujudkan IKN yang Bersih dan Berkelanjutan

Gerakan Indonesia ASRI menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah melalui tindakan nyata serta perubahan perilaku masyarakat.

Di kawasan Ibu Kota Nusantara, upaya tersebut menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan perkotaan yang tertata dan berkelanjutan. Selain pembangunan infrastruktur, pengelolaan lingkungan dan pembentukan budaya hidup bersih juga perlu mendapat perhatian.

Pengumpulan 970,53 kilogram sampah dalam kegiatan korve di Desa Bumi Harapan menjadi salah satu gambaran nyata partisipasi bersama dalam menjaga lingkungan. Namun, keberlanjutan gerakan ini juga bergantung pada konsistensi pengurangan sampah, pemilahan, pengangkutan, dan pengolahan yang tepat.

Melalui semangat gotong royong dan sinergi berbagai pihak, Otorita IKN mendorong terwujudnya ekosistem kota masa depan yang tidak hanya modern dan tertata, tetapi juga bersih, sehat, serta memperhatikan kelestarian lingkungan.

Upaya tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban bersama demi kualitas hidup masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *