Ferry Juliantono Dorong Koperasi Desa Merah Putih Naik Kelas: Perbankan, Industri, dan Digitalisasi Jadi Kunci
JAKARTA – Penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi salah satu agenda strategis dalam upaya memperkuat perekonomian rakyat dan mendorong kemandirian ekonomi desa di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Hal tersebut disampaikan Ferry Juliantono saat tampil dalam program On Point with Adisty di Kompas TV bersama Adisty Larasati. Dalam perbincangan yang dijadwalkan pada 23 November tersebut, Ferry membahas evaluasi pemerintahan Prabowo–Gibran, khususnya perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Menurut Ferry, KDKMP merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi perekonomian desa. Melalui koperasi, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga berperan sebagai pelaku usaha sekaligus pemilik kegiatan ekonomi di wilayahnya sendiri.
Pendekatan tersebut menempatkan koperasi sebagai instrumen penting dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif, memperluas kesempatan usaha, serta mendorong masyarakat memperoleh manfaat ekonomi secara langsung.
Tiga Arah Strategis Pengembangan Koperasi Indonesia
Dalam pengembangan koperasi ke depan, Ferry menekankan tiga arah strategis yang dinilai penting untuk memperkuat daya saing gerakan koperasi nasional.
Pertama, mendorong gerakan koperasi memiliki lembaga perbankan sendiri.
Penguatan akses pembiayaan menjadi salah satu faktor penting bagi perkembangan koperasi. Keberadaan lembaga perbankan yang berpihak pada kebutuhan gerakan koperasi diharapkan dapat memperluas akses permodalan, mendukung pengembangan usaha, dan memperkuat kemandirian ekonomi anggota.
Kedua, memperluas peran koperasi ke sektor industri.
Koperasi diharapkan tidak hanya bergerak dalam kegiatan perdagangan atau distribusi barang, tetapi juga terlibat dalam proses produksi dan pengembangan industri. Dengan demikian, nilai tambah ekonomi dapat dinikmati lebih luas oleh masyarakat, termasuk para pelaku usaha di tingkat desa.
Langkah ini juga membuka peluang bagi koperasi untuk mengembangkan usaha produktif, memperluas lapangan kerja, serta memperkuat keterhubungan ekonomi desa dengan rantai pasok nasional.
Ketiga, memperkuat regenerasi dan digitalisasi koperasi melalui pengembangan IKOPIN.
Pengembangan sumber daya manusia menjadi kebutuhan mendasar agar koperasi mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Pendidikan, regenerasi kepemimpinan, peningkatan kompetensi, serta pemanfaatan teknologi digital perlu menjadi bagian dari transformasi koperasi Indonesia.
Melalui penguatan IKOPIN, diharapkan lahir generasi penggerak koperasi yang profesional, kompeten, inovatif, dan mampu mengelola organisasi serta usaha koperasi secara modern.
Koperasi sebagai Kekuatan Ekonomi Rakyat
Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih membutuhkan lebih dari sekadar pembangunan kelembagaan. Koperasi juga harus memiliki tata kelola yang profesional, model bisnis yang berkelanjutan, sumber daya manusia yang kompeten, serta sistem pengawasan yang transparan dan akuntabel.
Keberhasilan koperasi tidak cukup diukur dari jumlah unit yang terbentuk, tetapi juga dari kemampuan menjalankan usaha, memberikan manfaat kepada anggota, menciptakan peluang ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, penguatan akses pembiayaan, keterlibatan dalam sektor industri, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi aspek penting dalam membangun ekosistem koperasi yang sehat dan berdaya saing.
Koperasi yang dikelola dengan baik berpotensi menjadi salah satu penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat posisi masyarakat dalam kegiatan ekonomi nasional.
Pada akhirnya, koperasi bukan semata-mata tentang membangun usaha bersama. Lebih dari itu, koperasi merupakan upaya membangun kemandirian, memperluas partisipasi ekonomi, dan memastikan masyarakat memiliki kesempatan lebih besar untuk menikmati hasil pembangunan.
Dengan pengembangan yang terarah dan tata kelola yang kuat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan mampu tumbuh menjadi kekuatan ekonomi modern yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat serta berkontribusi terhadap masa depan perekonomian Indonesia.
