Ferry Juliantono Pimpin Syarikat Islam 2026–2031, Fokus Perkuat Ekonomi dan Kemandirian Umat
JAKARTA — Ferry Juliantono menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengemban amanah sebagai Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam untuk masa jihad 2026–2031.
Amanah tersebut, menurut Ferry, merupakan tanggung jawab besar untuk memperkuat peran Syarikat Islam sebagai wadah perjuangan umat, terutama dalam mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap Syarikat Islam dapat semakin mengembangkan dakwah ekonomi melalui gerakan koperasi, kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan serta gotong royong, organisasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan ekonomi umat.
Perkuat Dakwah Ekonomi dan Koperasi
Ferry menekankan pentingnya menjadikan Syarikat Islam sebagai kekuatan yang tidak hanya bergerak dalam dakwah, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi masyarakat.
Penguatan koperasi dan kewirausahaan dinilai dapat membuka peluang usaha, memperluas akses ekonomi, serta mendorong masyarakat agar lebih mandiri.
Pendekatan tersebut sejalan dengan kebutuhan untuk memperkuat ekonomi berbasis komunitas, khususnya melalui pengembangan usaha produktif dan kerja sama antarpelaku ekonomi.
Melalui gerakan pemberdayaan yang berkelanjutan, Syarikat Islam diharapkan dapat memperluas manfaat organisasinya bagi masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan bangsa.
Sejumlah Tokoh Hadiri Agenda Syarikat Islam
Agenda tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Pusat Syarikat Islam Hamdan Zoelva, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi Panel Barus, serta Direktur Umum dan Hukum LPDB Deva Arief Rachman.
Hadir pula para pimpinan sidang dan peserta sidang yang mengikuti rangkaian kegiatan organisasi tersebut.
Kehadiran unsur organisasi dan jajaran yang berkaitan dengan pengembangan koperasi menjadi bagian dari perhatian terhadap penguatan ekonomi umat dan pemberdayaan masyarakat.
Membangun Kemandirian dan Kesejahteraan Umat
Kepemimpinan Syarikat Islam periode 2026–2031 diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pengembangan koperasi, peningkatan kapasitas wirausaha, serta perluasan akses terhadap kegiatan ekonomi produktif dapat menjadi langkah strategis untuk mendorong kemandirian umat.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Syarikat Islam diharapkan terus mengambil bagian dalam membangun ekonomi masyarakat yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan.
Bagi Ferry Juliantono, amanah tersebut bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab untuk menjadikan Syarikat Islam sebagai alat perjuangan umat yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan bangsa.
