Abu Vulkanik Gunung Etna Ganggu Penerbangan Malta, Sejumlah Jadwal Ditunda dan Dibatalkan
MALTA — Erupsi Gunung Etna di Sisilia, Italia, kembali berdampak terhadap aktivitas penerbangan di kawasan Mediterania. Awan abu vulkanik dari gunung berapi tersebut mengganggu sejumlah penerbangan dari dan menuju Malta pada Selasa (11/8) hingga Rabu (12/8).
Malta International Airport mencatat sedikitnya lima jadwal penerbangan terdampak akibat kondisi tersebut. Sejumlah penerbangan yang menghubungkan Malta dengan Catania, Italia, termasuk di antara jadwal yang mengalami gangguan.
Bandara Catania Sempat Tangguhkan Penerbangan
Dampak erupsi juga dirasakan langsung di Catania. Bandara Catania, yang berada di kaki Gunung Etna, sebelumnya menangguhkan sementara penerbangan masuk pada Senin dan Selasa akibat keberadaan abu vulkanik di sekitar wilayah udara bandara.
Sejumlah penerbangan yang seharusnya menuju Catania kemudian dialihkan ke bandara lain, termasuk Bandara Trapani di Sisilia bagian barat, Lamezia Terme di Calabria bagian selatan, serta Palermo.
Kondisi tersebut menunjukkan bagaimana aktivitas vulkanik Gunung Etna dapat memengaruhi konektivitas udara di kawasan, khususnya ketika abu vulkanik memasuki jalur penerbangan.
Sejumlah Maskapai Tunda dan Batalkan Penerbangan
Gangguan juga berdampak pada operasional sejumlah maskapai. KM Malta dilaporkan menunda penerbangan regulernya pada Rabu pagi sambil menunggu perkembangan kondisi cuaca dan aktivitas vulkanik.
Sementara itu, Ryanair membatalkan penerbangan pada rute Catania-Malta sebagai bagian dari langkah penyesuaian terhadap kondisi penerbangan yang terdampak abu vulkanik.
Aktivitas vulkanik juga dilaporkan berdampak terhadap operasional Pelabuhan Catania yang sempat ditutup sementara. Otoritas setempat terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Etna untuk memastikan keselamatan masyarakat dan pengguna transportasi.
Gunung Etna merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di Eropa. Aktivitas erupsinya dapat menghasilkan abu vulkanik yang berpotensi mengganggu penerbangan karena partikel abu dapat membahayakan mesin pesawat dan sistem penerbangan.
Penumpang Diminta Pantau Informasi Terbaru
Di tengah kondisi tersebut, penumpang yang memiliki jadwal penerbangan menuju atau dari Malta, Catania, maupun wilayah sekitarnya diimbau memeriksa informasi terbaru dari maskapai dan otoritas bandara sebelum melakukan perjalanan.
Jadwal penerbangan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Etna, arah pergerakan abu vulkanik, serta kondisi keselamatan ruang udara.
Koordinasi antara otoritas penerbangan, pengelola bandara, maskapai, dan lembaga pemantau aktivitas vulkanik menjadi faktor penting untuk memastikan keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas di tengah aktivitas erupsi Gunung Etna.
