Pengadilan Hungaria Tahan Sopir Bus Polandia dalam Kecelakaan yang Tewaskan 12 Peziarah

0
IMG-20260819-WA0098

BUDAPEST — Pengadilan di Hungaria memerintahkan penahanan seorang sopir bus asal Polandia yang diduga tertidur saat mengemudi hingga menyebabkan kecelakaan maut di jalan tol M3, Minggu (16/8/2026).

Kecelakaan tersebut menewaskan 12 peziarah Polandia dan menyebabkan puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka. Bus yang membawa 57 penumpang itu tergelincir ke parit dan kemudian terguling di sekitar Mezokeresztes, wilayah timur Hungaria, sekitar pukul 01.00 waktu setempat.

Sebanyak 12 orang meninggal dunia, baik di lokasi kejadian maupun setelah mendapat perawatan medis. Sejumlah korban lainnya dilaporkan mengalami luka kritis dan luka serius.

Sopir Diduga Tertidur Saat Mengemudi

Berdasarkan penyelidikan awal, polisi menduga sopir tidak mampu mengendalikan kendaraan secara aman karena kelelahan dan tertidur ketika bus melaju.

Sopir kemudian ditahan dan diperiksa terkait dugaan kelalaian yang menyebabkan kecelakaan dengan banyak korban. Namun, ia memilih tidak memberikan keterangan kepada penyidik dengan menggunakan haknya berdasarkan hukum Hungaria.

Jaksa kemudian mengajukan permohonan penahanan pra-persidangan karena terdapat kekhawatiran tersangka dapat melarikan diri atau mengganggu proses penyelidikan.

Pengadilan Distrik Miskolc akhirnya memerintahkan penahanan terhadap sopir tersebut selama satu bulan.

Terancam Hukuman hingga Delapan Tahun

Berdasarkan ketentuan hukum yang diterapkan dalam perkara tersebut, tersangka dapat menghadapi hukuman penjara apabila terbukti bersalah melakukan kelalaian yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas dengan korban dalam jumlah besar.

Ancaman hukuman yang disebutkan mencapai dua hingga delapan tahun penjara. Namun, proses hukum masih berlangsung dan dugaan terhadap sopir tersebut harus dibuktikan melalui persidangan.

Bus Membawa Peziarah dari Medjugorje

Bus tersebut diketahui sedang melakukan perjalanan pulang menuju Polandia setelah membawa para peziarah dari Medjugorje, Bosnia dan Herzegovina.

Sebagian besar penumpang berasal dari wilayah Podkarpacie di Polandia selatan.

Pemerintah Polandia kemudian mengirimkan pesawat khusus yang membawa tim medis dan sejumlah pejabat untuk membantu penanganan korban serta proses pemulangan jenazah.

Kecelakaan tersebut menjadi salah satu kecelakaan lalu lintas paling mematikan di Hungaria dalam beberapa dekade terakhir.

Bahaya Mengemudi dalam Kondisi Lelah

Tragedi di jalan tol M3 kembali menyoroti risiko mengemudi dalam kondisi kelelahan, khususnya bagi pengemudi kendaraan umum yang menjalani perjalanan jarak jauh.

Kecukupan waktu istirahat, kepatuhan terhadap batas waktu mengemudi, serta pengawasan terhadap kondisi pengemudi menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan perjalanan.

Keluarga korban kini menunggu proses hukum terhadap sopir dan penyelidikan mengenai penyebab lengkap kecelakaan. Otoritas diharapkan dapat mengungkap seluruh rangkaian kejadian secara transparan sekaligus memperkuat langkah keselamatan transportasi agar tragedi serupa tidak kembali terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *