Luke Vickery Resmi Ambil Sumpah WNI, Siap Perkuat Timnas Indonesia Menuju Piala Asia 2027
JAKARTA – Proses naturalisasi pesepak bola keturunan Luke Anthony Vickery resmi mencapai tahapan akhir setelah menjalani pengambilan sumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) di Sydney, Australia, pada 16 Juli 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kualitas Tim Nasional Indonesia menghadapi berbagai agenda internasional, termasuk Piala Asia 2027.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Istimewa Yogyakarta, Agung Rektono Seto, menyatakan bahwa naturalisasi atlet merupakan kebijakan strategis yang bertujuan meningkatkan daya saing olahraga nasional, khususnya sepak bola.
Menurutnya, setiap proses naturalisasi dilaksanakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan mempertimbangkan kepentingan nasional dalam mendorong prestasi Indonesia di tingkat internasional.
Proses Naturalisasi Tuntas
Staf Khusus Menteri Hukum, Noor Korompot, sebelumnya menyampaikan bahwa pengambilan sumpah WNI menjadi tahapan akhir setelah seluruh proses administrasi dan persetujuan dari berbagai lembaga negara diselesaikan.
Naturalisasi Luke Vickery diajukan melalui mekanisme yang melibatkan Kementerian Pemuda dan Olahraga serta memperoleh persetujuan dari DPR RI sebelum dilaksanakan pengambilan sumpah di Sydney.
Dengan selesainya proses tersebut, Luke tinggal menyelesaikan administrasi sepak bola sesuai ketentuan FIFA agar dapat memperkuat Timnas Indonesia dalam ajang resmi.
Berkarier di Liga Australia
Luke Anthony Vickery lahir di Kailua, Hawaii, pada 25 Oktober 2005 dan memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibunya.
Pemain muda tersebut saat ini memperkuat Macarthur FC yang berlaga di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Australia.
Pada musim 2025/2026, Luke tampil konsisten bersama klubnya dengan mencatat puluhan penampilan serta berkontribusi melalui gol dan assist sepanjang kompetisi.
Pengalaman bermain di liga profesional dinilai menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas lini depan Timnas Indonesia.
Diproyeksikan untuk Piala Asia 2027
Meski telah resmi menjadi WNI, Luke Vickery dipastikan belum akan memperkuat Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2026 karena belum memperoleh izin dari klubnya.
Pemain berusia 20 tahun itu diproyeksikan menjadi bagian dari skuad Indonesia untuk menghadapi Piala Asia 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi.
Kehadirannya diharapkan dapat menambah pilihan pemain berkualitas sekaligus meningkatkan daya saing Tim Garuda di level Asia.
Pembinaan Tetap Jadi Prioritas
Agung Rektono Seto menegaskan bahwa program naturalisasi bukan satu-satunya strategi dalam membangun sepak bola nasional.
Menurutnya, peningkatan prestasi juga harus didukung pembinaan usia dini, kompetisi yang berkualitas, peningkatan kapasitas pelatih, serta tata kelola sepak bola yang profesional dan berkelanjutan.
Dengan rampungnya proses naturalisasi Luke Vickery, Indonesia kembali menambah kekuatan dari pemain diaspora yang diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi Timnas. Sinergi antara pembinaan talenta lokal dan kehadiran pemain berkualitas dari luar negeri diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan prestasi sepak bola Indonesia di kancah internasional.
