9 Nama Kiai Hasil Tabulasi AHWA Muktamar Ke-35 NU, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi

0
1788099483381

JAKARTA — Sorotan Publik — Sembilan nama kiai disebut masuk dalam hasil tabulasi Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Berdasarkan data tabulasi yang beredar, KH Nurul Huda Jazuli menempati posisi teratas dengan perolehan 485 suara.

AHWA merupakan mekanisme yang digunakan dalam lingkungan NU untuk memilih sejumlah ulama yang kemudian memiliki peran dalam proses penetapan Rais Aam.

Berikut daftar sembilan nama berdasarkan tabulasi suara yang beredar:

  1. KH Nurul Huda Jazuli — 485 suara
  2. TGK Nuruzzahri Yahya — 477 suara
  3. KH Baharuddin HS — 392 suara
  4. KH Miftakhul Akhyar — 350 suara
  5. KH Afifuddin Muhajirin — 339 suara
  6. KH Anwar Iskandar — 326 suara
  7. KH Anwar Manshur — 303 suara
  8. KH Said Aqil Siradj — 273 suara
  9. KH Abun Bunyamin — 268 suara

KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi

Dari data tersebut, KH Nurul Huda Jazuli memperoleh suara terbanyak dengan 485 suara. Posisi kedua ditempati TGK Nuruzzahri Yahya dengan 477 suara, hanya terpaut delapan suara.

Sementara itu, KH Baharuddin HS berada di posisi ketiga dengan 392 suara. Selanjutnya terdapat KH Miftakhul Akhyar dengan 350 suara dan KH Afifuddin Muhajirin dengan 339 suara.

Enam nama lainnya melengkapi daftar sembilan kiai yang disebut memperoleh dukungan dalam tabulasi AHWA.

Nama Said Aqil Siradj Masuk dalam Sembilan Kiai

Nama KH Said Aqil Siradj juga tercantum dalam daftar tersebut dengan perolehan 273 suara.

Munculnya nama-nama ulama senior tersebut menambah perhatian terhadap dinamika menjelang Muktamar ke-35 NU, khususnya terkait proses pemilihan dan penetapan Rais Aam.

Namun, hasil tabulasi AHWA perlu dibedakan dengan keputusan resmi mengenai siapa yang nantinya menduduki posisi Rais Aam. Perolehan suara dalam tabulasi tidak dengan sendirinya berarti seseorang telah ditetapkan sebagai Rais Aam.

Isu Penunjukan Rais Aam Masih Menunggu Proses Resmi

Di tengah beredarnya hasil tabulasi tersebut, muncul pula klaim atau harapan bahwa KH Nurul Huda Jazuli nantinya akan menunjuk KH Said Aqil Siradj sebagai Rais Aam.

“Insya Allah Mbah Yai Huda akan menunjuk Buya Said untuk menjadi Rois Aam nya. Allahumma amin,” demikian narasi yang beredar.

Klaim tersebut perlu dipahami sebagai harapan atau informasi yang beredar dan belum dapat dianggap sebagai keputusan resmi sebelum terdapat penetapan melalui mekanisme Muktamar NU.

Muktamar ke-35 NU menjadi momentum penting bagi organisasi untuk menentukan arah kepemimpinan serta agenda organisasi ke depan.

Publik Nahdliyin kini menantikan proses selanjutnya dan keputusan resmi yang akan dihasilkan melalui mekanisme organisasi.

Catatan redaksi: Data jumlah suara dan narasi mengenai kemungkinan penunjukan Rais Aam dalam artikel ini disusun berdasarkan informasi yang diberikan. Konfirmasi resmi dari penyelenggara Muktamar NU tetap menjadi rujukan utama untuk memastikan hasil final.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *