Usai dari Palue, Jokowi Langsung Temui Keluarga Korban Penembakan KKB di Maumere
MAUMERE, NTT — Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan perhatian kepada keluarga almarhum drh. Alfonsius Albinus Mehan (36), korban penembakan kelompok bersenjata di Papua.
Usai mengunjungi masyarakat terdampak gempa di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Jokowi bersama putra bungsunya yang juga Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menyempatkan diri mendatangi rumah duka keluarga Alfonsius di Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Maumere, Kamis (17/9/2026) siang.
Keduanya didampingi Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago. Dalam kunjungan tersebut, Jokowi menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada ayah, ibu, istri, dan anak almarhum.
Jokowi juga menyerahkan tali asih kepada keluarga sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada keluarga yang tengah berduka.
Alfonsius diketahui merupakan tenaga medis kesehatan hewan yang bertugas di Kabupaten Jayawijaya, Papua. Ia menjadi korban penembakan kelompok bersenjata di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, pada Rabu (9/9/2026). Jenazahnya kemudian dibawa ke Maumere dan dimakamkan pada 13 September 2026.
Sebelum mendatangi keluarga Alfonsius, Jokowi berada di Pulau Palue untuk menemui masyarakat yang terdampak gempa bumi Flores. Pada Rabu (16/9/2026), Jokowi dan Kaesang bahkan bermalam bersama para penyintas di posko pengungsian Desa Rokirole, Kecamatan Palue.
Dalam kunjungan tersebut, Jokowi meninjau langsung kondisi rumah warga yang rusak akibat gempa, berdialog dengan masyarakat, serta menyerahkan bantuan. Pemerintah Kabupaten Sikka juga mencatat kunjungan tersebut sebagai bagian dari perhatian terhadap masyarakat yang masih menjalani proses pemulihan pascabencana.
Rangkaian kegiatan Jokowi di Sikka kemudian berlanjut dengan kunjungan ke rumah keluarga Alfonsius di Maumere.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana duka. Kehadiran Jokowi menjadi kesempatan bagi keluarga untuk menyampaikan kondisi dan menerima langsung ungkapan belasungkawa atas meninggalnya Alfonsius.
Kunjungan itu juga berlangsung ketika perhatian publik masih tertuju pada persoalan keamanan di Papua serta nasib masyarakat sipil yang menjadi korban kekerasan bersenjata.
Bagi keluarga Alfonsius, kedatangan Jokowi bukan sekadar kunjungan, tetapi juga bentuk perhatian secara langsung di tengah suasana kehilangan yang mereka alami.
Dari Palue hingga rumah duka di Maumere, agenda Jokowi di Sikka pada 16–17 September 2026 memperlihatkan rangkaian kunjungan yang mencakup penanganan dampak bencana sekaligus menyambangi keluarga korban kekerasan bersenjata.
