TNI Dukung Penguatan Kesiapsiagaan dan Respons Bencana melalui EDRR Indonesia 2026

0
1786644029587

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana melalui partisipasi tiga matra dalam Emergency Disaster Reduction & Rescue (EDRR) Indonesia 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung pada 12–14 Agustus 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Dalam agenda pembukaan pada Rabu, 12 Agustus 2026, Wakil Kepala Staf Umum (Wakaster) TNI Mayjen TNI Suhardi hadir mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

EDRR Indonesia 2026 Perkuat Kolaborasi Penanggulangan Bencana

Pembukaan EDRR Indonesia 2026 digelar di Conference Area A Hall D2 JIExpo Kemayoran. Agenda diawali dengan keynote speech Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, kemudian dilanjutkan dengan official opening ceremony dan ribbon cutting.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas kementerian serta lembaga dalam membangun sistem kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana yang lebih terkoordinasi.

EDRR Indonesia 2026 juga menghadirkan berbagai inovasi dan teknologi di bidang keselamatan. Selain pameran, kegiatan tersebut dilengkapi konferensi dan workshop yang menjadi wadah untuk berbagi wawasan, pengalaman, serta strategi dalam memperkuat manajemen risiko bencana.

Pemanfaatan teknologi dan inovasi dinilai menjadi salah satu unsur penting dalam meningkatkan kemampuan menghadapi berbagai kondisi darurat, mulai dari tahap kesiapsiagaan hingga proses pencarian, pertolongan, dan pemulihan.

Tiga Matra TNI Perkuat Kapasitas Respons Bencana

Keikutsertaan TNI dalam EDRR Indonesia 2026 menjadi bagian dari komitmen institusi dalam mendukung penguatan kapasitas kesiapsiagaan, pencarian dan pertolongan, serta respons terhadap kondisi darurat.

Partisipasi tiga matra TNI juga memperkuat ruang kolaborasi dengan berbagai kementerian, lembaga, serta pemangku kepentingan yang bergerak di bidang kebencanaan dan keselamatan.

Selain aspek penanggulangan bencana di dalam negeri, keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari diplomasi pertahanan melalui penguatan kerja sama dan pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta inovasi dengan berbagai pihak.

Melalui forum seperti EDRR Indonesia 2026, TNI terus mendorong peningkatan kemampuan dan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat sekaligus memperkuat sinergi nasional dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh dan responsif.

#tniprima #tnirakyatkuat #indonesiabebasaktif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *