Sertijab dan Tradisi Satuan, Kodam XVIII/Kasuari Perkuat Kepemimpinan dan Soliditas Keluarga Besar TNI AD

0
1786877286556

MANOKWARI — Kodam XVIII/Kasuari memperkuat kesinambungan kepemimpinan dan soliditas organisasi melalui serah terima jabatan (sertijab) dan tradisi satuan pejabat utama Kodam XVIII/Kasuari.

Kegiatan tersebut dipimpin Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru di Aula Makodam XVIII/Kasuari, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Rabu (28/1/2026).

Sertijab tersebut tidak hanya menjadi seremoni pergantian pejabat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan personel dan penyegaran organisasi di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Pangdam XVIII/Kasuari menegaskan bahwa setiap pergantian kepemimpinan harus dimaknai sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas organisasi sekaligus memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas.

Regenerasi Kepemimpinan untuk Memperkuat Organisasi

Pergantian jabatan dalam sebuah organisasi militer merupakan bagian dari proses pembinaan personel dan regenerasi kepemimpinan.

Melalui sertijab, tanggung jawab dan amanah jabatan secara resmi diteruskan kepada pejabat baru. Proses tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mengevaluasi capaian serta melanjutkan program yang telah berjalan.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pejabat lama beserta para istri atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian selama menjalankan amanah jabatan.

Para pejabat lama yang melaksanakan serah terima jabatan terdiri atas Kolonel Inf Hasan selaku Asisten Perencanaan, Kolonel Czi C. Jumei selaku Asisten Logistik, Kolonel Inf Arens A. selaku Dandenma, Kolonel Ctp Arif selaku Katopdam, serta Kolonel Com R. Jabar selaku Danpomdam.

Sementara itu, jabatan tersebut diteruskan oleh Kolonel Arh Faris Kurniawan, S.S.T., M.T., Kolonel Czi Hendro Edi Busono, Letkol Inf Agustinus Tantjoan Ninu, Kolonel Ctp Cahyono, M.Si.(Han)., dan Letkol Cpm Robbi A.S.

Pangdam Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Kepada para pejabat yang baru menerima amanah, Pangdam XVIII/Kasuari menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, integritas, dan disiplin dalam menjalankan tugas.

Prinsip Zero Tolerance terhadap setiap bentuk pelanggaran juga menjadi penekanan dalam pelaksanaan tugas di lingkungan satuan.

Menurut Pangdam, penegakan disiplin bukan semata-mata berkaitan dengan aturan internal, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun karakter prajurit dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI AD.

Satuan yang kuat membutuhkan prajurit yang profesional, memiliki integritas, serta mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Karena itu, pergantian pejabat diharapkan tidak hanya menghadirkan figur baru dalam struktur organisasi, tetapi juga membawa energi baru bagi peningkatan kinerja satuan.

Tradisi Satuan dan Peran Keluarga Besar TNI AD

Rangkaian kegiatan juga dirangkaikan dengan tradisi satuan serta penyegaran kepengurusan Persit Kartika Chandra Kirana PD XVIII/Kasuari.

Tradisi satuan memiliki nilai penting dalam menjaga kesinambungan nilai, identitas, dan semangat pengabdian prajurit.

Sementara keberadaan Persit Kartika Chandra Kirana menjadi bagian dari dukungan keluarga besar TNI AD terhadap pelaksanaan tugas dan pengabdian prajurit.

Pangdam menilai sinergi antara pimpinan, prajurit, dan keluarga besar Persit merupakan kekuatan moral yang penting dalam mendukung pelaksanaan tugas sekaligus memperkokoh kepercayaan rakyat.

Perkuat Loyalitas dan Pengabdian Prajurit

Momentum sertijab tersebut juga menjadi kesempatan bagi seluruh prajurit Kodam XVIII/Kasuari untuk terus meningkatkan kualitas diri.

Loyalitas dan semangat pengabdian menjadi nilai yang harus terus dipelihara dalam menghadapi dinamika tugas.

Kodam XVIII/Kasuari sebagai salah satu komando kewilayahan TNI AD memiliki peran strategis dalam menjaga pertahanan dan keamanan wilayah serta membangun hubungan yang kuat dengan masyarakat.

Karena itu, soliditas internal menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan tugas secara efektif.

Kepemimpinan yang kuat, disiplin yang konsisten, profesionalisme, serta integritas menjadi fondasi yang diperlukan agar organisasi mampu menghadapi berbagai tantangan.

Sertijab sebagai Momentum Pengabdian

Sertijab pada akhirnya bukan sekadar pergantian nama dalam struktur organisasi.

Di balik setiap pergantian jabatan terdapat amanah, tanggung jawab, dan tuntutan untuk memberikan pengabdian terbaik.

Bagi pejabat yang meninggalkan jabatan, masa tugas menjadi bagian dari perjalanan pengabdian yang telah ditorehkan. Sementara bagi pejabat baru, jabatan merupakan amanah yang harus dijawab melalui kerja nyata dan tanggung jawab.

Melalui sertijab dan tradisi satuan tersebut, Kodam XVIII/Kasuari menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang solid, profesional, berintegritas, dan disiplin.

Dengan kepemimpinan yang berkesinambungan serta dukungan seluruh keluarga besar TNI AD, semangat pengabdian diharapkan terus tumbuh demi menjaga kehormatan institusi dan memperkuat kepercayaan rakyat terhadap TNI AD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *