Presiden Prabowo Instruksikan Transformasi GBK Jadi Ikon Baru Indonesia Berstandar Internasional

0
IMG-20260625-WA0063

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan transformasi kawasan Gelora Bung Karno (GBK) secara menyeluruh sebagai bagian dari strategi besar pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi nasional. Kawasan olahraga terbesar di Indonesia itu akan ditata ulang menjadi ikon baru berstandar internasional yang mampu menarik wisatawan dunia sekaligus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam rapat terbatas bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, beserta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Rapat membahas langkah strategis pengembangan sektor pariwisata nasional, termasuk percepatan transformasi kawasan Gelora Bung Karno yang memiliki luas lebih dari 200 hektare.

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menjelaskan bahwa pengembangan kawasan GBK tidak hanya mencakup revitalisasi eks Hotel Sultan, tetapi juga penataan ulang seluruh kawasan secara terintegrasi.

Menurutnya, seluruh fasilitas olahraga, ruang terbuka publik, kawasan komersial, hingga akomodasi akan didesain ulang dengan standar internasional agar mampu menjadi destinasi unggulan Indonesia.

Gedung eks Hotel Sultan yang telah dikembalikan pengelolaannya kepada negara direncanakan akan dibongkar sebagai bagian dari proses pembangunan kawasan baru yang lebih modern dan terintegrasi.

“Nanti akan diubah secara komprehensif, tidak hanya di daerah GBK ini, tapi juga secara keseluruhan,” ujar Rosan usai rapat di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo menginginkan kawasan GBK menjadi ikon baru Indonesia yang memberikan manfaat ekonomi secara luas sekaligus meningkatkan daya saing sektor pariwisata nasional.

Transformasi tersebut juga diarahkan untuk memperbanyak kapasitas akomodasi, menghadirkan fasilitas publik kelas dunia, serta memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi wisata internasional.

Menurut Rosan, pengembangan kawasan GBK merupakan bagian dari strategi pemerintah membangun ekosistem pariwisata yang lebih kompetitif sehingga mampu meningkatkan lama tinggal dan belanja wisatawan mancanegara selama berada di Indonesia.

Selain memperkuat sektor pariwisata, proyek ini juga diharapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi, pembukaan lapangan kerja baru, serta optimalisasi pemanfaatan aset negara.

Proses transformasi diawali dengan pengosongan eks Hotel Sultan. Sejumlah inventaris hotel telah dipindahkan ke gudang di Cikarang sebagai bagian dari tahapan persiapan pembangunan kawasan baru.

Pemerintah juga berencana membangun sejumlah hotel modern, fasilitas komersial, ruang publik, serta infrastruktur pendukung yang terintegrasi di seluruh kawasan GBK.

Pengelolaan kawasan nantinya akan dilakukan secara profesional oleh Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia agar mampu menghasilkan nilai ekonomi yang optimal sekaligus menjaga fungsi GBK sebagai pusat olahraga nasional.

Presiden Prabowo menilai pengembangan kawasan GBK merupakan salah satu proyek strategis yang dapat memperkuat citra Indonesia di tingkat global. Kawasan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pusat olahraga, tetapi juga berkembang menjadi destinasi wisata kelas dunia, pusat kegiatan internasional, dan kawasan bisnis modern yang mampu memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.

Dengan penataan ulang yang menyeluruh, transformasi Gelora Bung Karno diharapkan menjadi simbol kemajuan Indonesia sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai salah satu kota tujuan investasi, olahraga, hiburan, dan pariwisata internasional di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *