Pajero Dimodifikasi Tampung 700 Liter BBM Subsidi, Bahlil Geram: Jangan Rampas Hak Rakyat Kecil

0
1792397386452-1

MAKASSAR — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang ditemukan aparat kepolisian di Makassar, Sulawesi Selatan. Sebuah mobil Mitsubishi Pajero disebut telah dimodifikasi sehingga mampu menampung hingga 700 liter BBM bersubsidi.

Temuan tersebut menjadi sorotan karena BBM bersubsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria penerima. Penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi berpotensi mengurangi ketersediaan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Bahlil menilai praktik penampungan BBM subsidi dalam jumlah besar sangat merugikan masyarakat. Terlebih, BBM yang diduga diperoleh melalui penyalahgunaan tersebut berpotensi dijual kembali untuk mendapatkan keuntungan.

Menurut Bahlil, kenaikan harga BBM nonsubsidi dapat mendorong sebagian konsumen beralih menggunakan BBM bersubsidi. Namun, kondisi tersebut tidak dapat dijadikan pembenaran untuk menimbun atau menyalahgunakan BBM yang diperuntukkan bagi kelompok sasaran subsidi.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil hak warga kurang mampu demi kepentingan pribadi.

“Masa sih kita enggak malu sama saudara-saudara kita yang harus mendapatkan subsidi BBM, tapi jatahnya diambil oleh orang yang mampu,” kata Bahlil.

Bahlil menegaskan bahwa subsidi energi merupakan instrumen pemerintah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, penyalurannya harus dijaga agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mencari keuntungan dengan cara melanggar aturan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM bersubsidi secara bijak serta tidak melakukan penimbunan maupun praktik lain yang dapat mengganggu distribusi energi.

Kasus dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut kembali menyoroti pentingnya pengawasan distribusi energi, penindakan terhadap praktik ilegal, serta perlindungan hak masyarakat yang menjadi sasaran subsidi pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *