Operasi Saber Bersinar 2026 Guncang Jaringan Narkoba Nasional, BNN Sita Ratusan Kilogram Barang Haram Senilai Rp211,4 Miliar
Sorotan Publik – Badan Narkotika Nasional kembali menunjukkan taringnya dalam perang melawan narkotika. Melalui Operasi Sapu Bersih Narkoba atau Operasi Saber Bersinar 2026, BNN bersama aparat gabungan berhasil membongkar sejumlah jaringan narkotika nasional dan lintas negara yang beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.
Operasi yang berlangsung di Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Jakarta, Sumatera Barat, Aceh, Sulawesi, Jawa Timur, Riau hingga Kepulauan Riau tersebut menjadi salah satu operasi antinarkotika terbesar tahun ini.
Dalam operasi gabungan bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta instansi terkait lainnya, aparat berhasil mengamankan 31 tersangka dari berbagai jaringan.
Barang bukti yang disita juga tergolong masif:
Sabu: 136,5 kilogram
Ganja: 147 kilogram
Etomidate: 1.260 mililiter
Ketamin: 1.029 gram
Ekstasi: 6.681 butir
Secara keseluruhan, BNN memperkirakan operasi ini berhasil menyelamatkan sekitar 353.312 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika dengan potensi nilai ekonomi barang bukti mencapai Rp211,4 miliar.
Jaringan Aceh–Bogor Dibongkar, 29 Kilogram Sabu Disita
Salah satu pengungkapan besar terjadi di Parung Panjang, Bogor. Tim gabungan BNN dan Bea Cukai membongkar jaringan sabu lintas wilayah Aceh–Bogor.
Tiga tersangka berinisial TA, Y, dan I diamankan bersama 29 kilogram sabu yang disembunyikan dalam kendaraan menggunakan kemasan teh Cina.
Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat mengenai jalur pengiriman narkotika dari Langsa, Aceh menuju Jabodetabek melalui jalur darat dan penyeberangan Bakauheni–Merak.
Respons Cepat Keluhan Warga, BNN Gelar Operasi di Sumatera Utara
Di Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara, BNN merespons laporan masyarakat terkait maraknya peredaran narkotika.
Melalui Operasi Saber Bersinar, petugas mengidentifikasi pengendali berinisial WW yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Satu pelaku berinisial RT diamankan bersama paket sabu siap edar.
Kalimantan Timur Diguncang: 92 Kilogram Sabu dan Vape Etomidate Disita
Di Jalan Poros Samarinda–Berau, Kutai Timur, petugas membongkar jaringan DPO Faturahman.
Empat tersangka berinisial IP, RA, RM dan MA ditangkap. Dari operasi tersebut aparat menyita:
92,1 kilogram sabu
1.000 cartridge vape berisi etomidate
Narkotika disembunyikan di koper dan kendaraan yang dikawal kendaraan pengintai.
Modus Baru: Kurir Terbang dan Ekspedisi Internasional
BNN juga membongkar jaringan narkotika transnasional yang memanfaatkan jasa ekspedisi dan kurir udara.
Jaringan Golden Triangle diketahui mengirim paket narkotika dari Laos ke Jakarta menggunakan identitas fiktif serta memanfaatkan jasa transportasi online.
Petugas menyita lebih dari 13 kilogram sabu dari berbagai pengungkapan jaringan internasional tersebut.
Ganja 145 Kilogram Digagalkan di Sumatera Barat
BNN bersama jajaran Sumatera Barat menggagalkan pengiriman 145 kilogram ganja di Kabupaten Agam.
Empat pelaku diamankan dan diketahui menggunakan kendaraan pengawal untuk memantau jalur distribusi.
Ancaman Hukuman Berat Menanti
Seluruh tersangka dijerat menggunakan ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal berupa hukuman mati atau penjara seumur hidup.
Pengungkapan besar ini memperlihatkan bagaimana jaringan narkotika terus mengembangkan cara baru, mulai dari identitas palsu, jasa ekspedisi, produk vape hingga jalur lintas negara.
BNN menegaskan perang melawan narkoba belum selesai. Keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi dinilai menjadi bagian penting untuk mewujudkan Indonesia Bersinar ,Bersih dari Narkoba.
