Mahasiswa UI Klarifikasi Soal Gibran Ajak ke NTT: Tak Ada Rekrutmen Terbuka, Muncul Kecurigaan Politis

0
1787383962109

JAKARTA — Keterlibatan enam mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) dalam kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi perhatian di tengah sorotan publik mengenai cara mahasiswa tersebut dilibatkan.

Gibran bersama enam mahasiswa Psikologi UI berangkat ke NTT pada 20 Agustus 2026 untuk membantu memberikan dukungan psikososial kepada warga terdampak gempa. Mereka dijadwalkan berada di NTT selama sekitar satu pekan dan memberikan pendampingan, khususnya kepada anak-anak di lokasi pengungsian.

Namun, sebuah klarifikasi yang beredar dari pihak yang mengaku mengetahui kondisi mahasiswa UI menyebut bahwa tidak ada pemberitahuan sebelumnya bahwa mahasiswa tersebut akan bepergian bersama Gibran.

Klarifikasi tersebut juga menyebut tidak terdapat proses rekrutmen terbuka. Mahasiswa Fakultas Psikologi disebut hanya diminta membantu kegiatan psikologis di NTT, terutama dalam memberikan dukungan psikososial kepada korban bencana.

Informasi yang beredar menyebut mahasiswa yang dilibatkan berasal dari angkatan 2023.

Muncul Kecurigaan di Kalangan Mahasiswa

Keterlibatan mahasiswa tersebut kemudian memunculkan pertanyaan di kalangan mahasiswa. Salah satu kekhawatiran yang muncul adalah kemungkinan kegiatan kemanusiaan tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan politik.

Dalam narasi klarifikasi yang beredar, terdapat mahasiswa yang mempertanyakan pola pelibatan tersebut karena dinilai memiliki kemiripan dengan kejadian-kejadian sebelumnya.

Kecurigaan itu dikaitkan dengan anggapan bahwa ketika terjadi aksi besar atau muncul dinamika politik di kalangan mahasiswa, sebagian mahasiswa kemudian diajak mengikuti kegiatan tertentu di luar daerah.

Namun, dugaan mengenai motif politik tersebut belum terbukti dan masih sebatas kecurigaan atau pandangan yang berkembang di kalangan mahasiswa.

Di sisi lain, pemerintah menyampaikan alasan keterlibatan mahasiswa UI tersebut berkaitan dengan kebutuhan dukungan psikososial bagi korban gempa. Gibran mengatakan keenam mahasiswa tersebut difasilitasi untuk membantu masyarakat terdampak dan menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh di kampus.

Kegiatan Psikososial untuk Korban Gempa

Dalam kunjungannya ke NTT, para mahasiswa tersebut terlibat dalam kegiatan pemulihan psikologis awal atau trauma healing bagi anak-anak pengungsi.

Kegiatan yang dilakukan antara lain menciptakan suasana yang aman dan nyaman melalui permainan, cerita, bernyanyi, serta aktivitas psikososial lainnya. Mahasiswa juga diminta melakukan observasi untuk melihat apakah terdapat korban yang membutuhkan penanganan psikologis lebih lanjut.

Fakultas Psikologi UI sendiri memiliki unit kemahasiswaan yang menangani berbagai kegiatan kemahasiswaan, termasuk pembinaan dan fasilitasi kegiatan mahasiswa.

Karena itu, persoalan mengenai bagaimana mahasiswa tersebut dipilih dan apakah proses pelibatannya dilakukan melalui mekanisme internal tertentu masih membutuhkan penjelasan langsung dari pihak UI maupun mahasiswa yang bersangkutan.

Sementara itu, kunjungan Gibran bersama mahasiswa UI ke NTT tetap menjadi bagian dari agenda penanganan pascabencana. Publik kini juga menunggu klarifikasi yang lebih lengkap mengenai proses pemilihan mahasiswa, komunikasi sebelum keberangkatan, serta alasan hanya mahasiswa tertentu yang dilibatkan.

Yang perlu dipisahkan adalah kegiatan kemanusiaan dan dugaan motif politik. Bantuan psikososial kepada korban bencana merupakan kegiatan yang penting, tetapi transparansi mengenai proses pelibatan mahasiswa juga diperlukan agar kegiatan tersebut tidak menimbulkan persepsi atau kecurigaan yang tidak perlu.

Dengan demikian, klarifikasi dari pihak UI dan mahasiswa yang terlibat menjadi penting untuk menjawab pertanyaan publik secara objektif dan memastikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam penanganan bencana benar-benar berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *