Kebakaran Bengkel di Merangin Hanguskan 14 Mobil dan 7 Motor, Kerugian Ditaksir Rp5 Miliar
MERANGIN – Musibah kebakaran melanda sebuah bengkel mobil milik Fery yang berada di kawasan Sungai Piyul, Kelurahan Dusun Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi, pada Kamis (2/7/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.30 WIB itu menyebabkan dua unit rumah toko (ruko), 14 unit mobil, dan 7 unit sepeda motor hangus dilalap api.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, total kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp5 miliar. Dugaan sementara, kobaran api berasal dari korsleting listrik yang kemudian menyambar berbagai bahan mudah terbakar, seperti oli dan cairan kimia yang tersimpan di dalam bengkel.
Pemilik bengkel, Fery, diketahui tidak berada di lokasi saat kebakaran terjadi. Ia baru mengetahui insiden tersebut setelah mendapat kabar dari warga sekitar yang melihat kobaran api membesar. Setelah menerima informasi tersebut, Fery segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Merangin untuk meminta bantuan.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman dan melokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan maupun permukiman di sekitar lokasi kejadian. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dipadamkan. Meski demikian, sebagian besar aset di dalam bengkel tidak dapat diselamatkan karena api telah membesar saat petugas tiba.
Selain menghanguskan kendaraan, kebakaran juga menyebabkan dua unit ruko mengalami kerusakan berat. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Pascakebakaran, jajaran Polres Merangin memasang garis polisi di lokasi guna mengamankan area serta memudahkan proses penyelidikan. Petugas kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan kerugian, dan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pemilik bengkel maupun pelaku usaha lainnya agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik serta memastikan penyimpanan bahan-bahan mudah terbakar dilakukan sesuai standar keselamatan. Langkah pencegahan tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian besar.
Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan potensi bahaya kebakaran atau gangguan instalasi listrik di lingkungan sekitar agar dapat ditangani lebih cepat dan mencegah terjadinya insiden serupa di masa mendatang.
