Jenazah Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Batuporon, TNI AL Evakuasi dan Serahkan ke Polisi

0
IMG-20260728-WA0047

Prajurit Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batuporon mengevakuasi jenazah seorang pria tanpa identitas yang ditemukan mengapung di perairan depan Dermaga Lanal Batuporon, Bangkalan, Madura, Senin (27/7/2026).

Penemuan jenazah tersebut bermula dari laporan personel KRI Sampari-628 yang sedang melaksanakan tugas pengamanan di wilayah perairan Batuporon. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh personel Lanal Batuporon dengan melakukan koordinasi untuk proses evakuasi.

Jenazah Dievakuasi ke Dermaga Lanal Batuporon

Personel Lanal Batuporon bersama unsur pengamanan Arsenal mengerahkan Tim Patroli Keamanan Laut (Patkamla) menuju lokasi penemuan. Tim kemudian melakukan evakuasi terhadap jenazah sesuai prosedur penanganan korban yang ditemukan di wilayah perairan.

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan belum diketahui identitasnya. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus hitam bergaris putih dan celana pendek berwarna hitam.

Petugas juga menemukan luka pada bagian dahi kanan dan pangkal hidung. Namun, penyebab luka tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang dan tenaga medis.

Tim Patkamla Lanal Batuporon selanjutnya membawa jenazah ke Dermaga Beaching Pos Barat Lanal Batuporon untuk mendapatkan penanganan awal.

Jenazah Diserahkan kepada Satpolairud Polres Bangkalan

Setelah proses evakuasi dan pendataan awal, jenazah kemudian diserahkan kepada Satpolairud Polres Bangkalan. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Syamrabu atau Rato Ebu Bangkalan untuk proses identifikasi dan pemeriksaan medis guna mengetahui identitas serta penyebab kematian.

Komandan Lanal Batuporon Letkol Laut (P) Ari Wibowo menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait dalam menangani berbagai kejadian di wilayah perairan.

Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri korban diimbau segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian atau instansi berwenang. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu proses identifikasi jenazah.

Penemuan jenazah tanpa identitas di wilayah perairan Batuporon sebelumnya juga pernah terjadi. Namun, kasus-kasus tersebut tidak dapat serta-merta dikaitkan dengan penemuan jenazah pada Senin (27/7/2026) sebelum adanya hasil identifikasi dan pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.

Peristiwa ini menunjukkan pentingnya koordinasi antara TNI AL, kepolisian, dan instansi terkait dalam merespons laporan penemuan korban di wilayah perairan. Proses evakuasi dan penyerahan jenazah kepada pihak yang berwenang menjadi langkah awal untuk memastikan korban mendapatkan penanganan sesuai prosedur.

Hingga proses identifikasi selesai, masyarakat diharapkan tidak berspekulasi mengenai identitas maupun penyebab kematian korban. Kepastian mengenai identitas dan penyebab kematian akan menunggu hasil pemeriksaan serta keterangan resmi dari pihak berwenang.

Dengan proses identifikasi yang dilakukan secara menyeluruh, diharapkan identitas korban segera diketahui sehingga dapat memberikan kepastian kepada keluarga yang mungkin tengah mencari anggota keluarganya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *