Indonesia Kirim Menlu dan Ketua MPR Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei

0
1783461345705

JAKARTA – Pemerintah Indonesia memastikan akan mengirimkan delegasi tingkat tinggi untuk menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, sebagai bentuk penghormatan atas undangan resmi dari Pemerintah Iran.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan Indonesia berencana mengirim Menteri Luar Negeri bersama Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk menghadiri puncak prosesi pemakaman yang dijadwalkan berlangsung di Mashhad, Iran, pada 9 Juli 2026. Sebelumnya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, telah lebih dahulu ditugaskan menghadiri rangkaian penghormatan di Teheran.

“Kita berencana akan hadir. Ini kami masih menunggu jawaban waktu dan tempat di mana kita bisa menghadiri upacara pemakaman tersebut. Karena seperti kita ketahui juga bahwa ada prosesi yang dilakukan terkait dengan rangkaian acara dari pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran,” kata Sugiono.

Menurut Sugiono, Pemerintah Iran masih menyusun pengaturan teknis mengingat besarnya jumlah pelayat serta banyaknya delegasi negara sahabat yang dijadwalkan hadir dalam prosesi penghormatan tersebut.

“Dari komunikasi yang terus kita lakukan, karena penghormatan terhadap beliau sangat besar dan massa yang hadir juga sangat banyak, pihak Iran masih mencoba mencari titik atau lokasi yang tepat untuk menerima kunjungan delegasi kita,” ujarnya.

Sugiono menjelaskan bahwa pada tahap awal Indonesia berencana hanya diwakili oleh Duta Besar RI di Teheran. Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan padatnya agenda kenegaraan di Jakarta, termasuk persiapan kunjungan sejumlah kepala negara dan pejabat tinggi asing ke Indonesia.

“Dengan berbagai pertimbangan teknis, karena pada saat itu juga kita melakukan persiapan kunjungan-kunjungan kenegaraan di Indonesia dan beberapa pejabat kunci memiliki kesibukan yang tidak memungkinkan untuk berangkat,” jelasnya.

Namun, situasi berubah setelah Pemerintah Iran menyampaikan bahwa akses menghadiri prosesi inti hanya diberikan kepada pejabat dengan tingkat di atas duta besar. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Indonesia kemudian memutuskan mengirim delegasi tingkat tinggi sebagai bentuk penghormatan terhadap almarhum serta hubungan baik antara kedua negara.

Pemerintah juga menegaskan bahwa penyesuaian teknis tersebut tidak memengaruhi hubungan bilateral Indonesia dan Iran yang selama ini terjalin dengan baik.

Berdasarkan informasi resmi dari Pemerintah Iran, rangkaian penghormatan kepada Ayatollah Ali Khamenei telah berlangsung sejak 3 Juli di sejumlah kota sebelum prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung di Mashhad pada 9 Juli 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *