Hendri Satrio Puji Teddy Indra Wijaya: “Pekerja, Nggak Banyak Pencitraan”
Sorotan Publik — Di tengah sorotan terhadap kinerja para pembantu Presiden Prabowo Subianto, sosok Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya justru mendapat penilaian positif dari pengamat politik Hendri Satrio atau Hensa.
Hendri menilai Teddy memiliki karakter kerja yang berbeda. Menurutnya, Teddy lebih banyak terlihat menjalankan pekerjaan dan membantu menyelesaikan persoalan pemerintahan dibandingkan membangun pencitraan di hadapan publik.
“Teddy itu pekerja. Dia benar-benar kerja, nggak banyak pencitraan kerjanya,” kata Hendri.
Teddy Dinilai Sering Hadir Saat Pemerintah Menghadapi Persoalan
Hendri mengatakan Teddy kerap terlihat ketika pemerintah membutuhkan sosok yang memberikan penjelasan kepada masyarakat maupun membantu menangani persoalan tertentu.
Penilaian tersebut, menurut Hendri, turut berkembang di kalangan generasi Z. Teddy disebut dipersepsikan sebagai figur yang identik dengan kesibukan bekerja dan aktivitas pemerintahan.
Bagi Hendri, karakter pekerja seperti itu justru dibutuhkan dalam pemerintahan Presiden Prabowo. Ia menilai pembantu presiden semestinya tidak hanya aktif tampil di ruang publik, tetapi juga mampu memastikan berbagai persoalan pemerintahan dapat diselesaikan.
Hendri Satrio: Prabowo Butuh Lebih Banyak Figur Seperti Teddy
Hendri menilai Presiden Prabowo perlu memiliki lebih banyak menteri dengan pola kerja yang serupa dengan Teddy.
Menurutnya, ukuran kinerja pejabat pemerintahan seharusnya tidak hanya dilihat dari seberapa sering mereka muncul di hadapan publik, tetapi juga dari kemampuan menyelesaikan persoalan dan menjalankan tugas secara efektif.
Ia bahkan memberikan apresiasi kepada Teddy karena dinilai kerap “pasang badan” dalam membantu para menteri di pemerintahan Prabowo.
Penilaian tersebut menempatkan Teddy sebagai salah satu figur yang dianggap memiliki peran penting dalam membantu koordinasi dan penyelesaian berbagai persoalan di lingkungan pemerintahan.
Meski demikian, apresiasi tersebut merupakan pandangan Hendri Satrio sebagai pengamat politik. Penilaian terhadap kinerja pejabat pemerintahan tetap perlu dilihat berdasarkan capaian kerja, kebijakan yang dihasilkan, serta hasil yang dirasakan masyarakat.
Di tengah tuntutan publik terhadap pemerintahan Prabowo agar bekerja efektif, perdebatan mengenai gaya komunikasi pejabat dan substansi kinerja menjadi semakin relevan. Publik pada akhirnya tidak hanya membutuhkan pejabat yang sering terlihat, tetapi juga pemerintahan yang mampu bekerja dan memberikan hasil nyata.
