Gubernur Jateng Bawa Furnitur Jepara ke IKN, Investasi Swasta Capai Rp74,54 Triliun

0
1786766048970

KALIMANTAN TIMUR — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjajaki peluang kerja sama antara industri furnitur Jepara dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Penjajakan tersebut dilakukan saat Luthfi bertemu Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono di IKN, Kalimantan Timur, Kamis (6/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Luthfi menyampaikan potensi industri furnitur Jepara yang selama puluhan tahun dikenal sebagai salah satu sentra mebel Indonesia. Ia melihat pembangunan IKN dapat membuka peluang bagi produk furnitur asal Jawa Tengah untuk masuk ke berbagai kebutuhan di ibu kota baru.

“Di Jepara itu adalah daerah yang sudah dikenal dengan produk furnitur. Saya coba melihat potensi, apakah ada peluang kerja sama furnitur di IKN dari Jawa Tengah,” ujar Ahmad Luthfi.

Menurutnya, keterlibatan Jawa Tengah di IKN tidak hanya terbatas pada sektor furnitur. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menjajaki berbagai bentuk kolaborasi yang melibatkan perangkat daerah, badan usaha milik daerah, perbankan, perguruan tinggi, serta sektor lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Luthfi turut didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, dan Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani.

“Intinya Provinsi Jawa Tengah ingin ikut hadir di IKN juga,” kata Luthfi.

Investasi Swasta IKN Capai Rp74,54 Triliun

Sementara itu, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono memaparkan perkembangan investasi di kawasan IKN. Berdasarkan pemaparan tersebut, realisasi investasi swasta di IKN telah mencapai Rp74,54 triliun yang berasal dari 67 investor.

Selain investasi swasta, proyek pembangunan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) disebut memiliki nilai mencapai Rp134,25 triliun.

Berbagai skema pembiayaan tersebut berjalan berdampingan dengan dukungan pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta hibah.

Angka investasi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan IKN tidak hanya menjadi agenda pembangunan pemerintah, tetapi juga mulai menarik keterlibatan sektor swasta dan berbagai pihak dari daerah.

IKN Jadi Peluang Kolaborasi Antardaerah

Kunjungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ke IKN memperlihatkan semakin terbukanya peluang kolaborasi antardaerah dalam pembangunan ibu kota baru.

Potensi industri dari berbagai wilayah dapat menjadi bagian dari ekosistem IKN apabila mampu memenuhi kebutuhan pembangunan dan memiliki daya saing.

Bagi Jawa Tengah, peluang tersebut dapat menjadi ruang untuk memperluas pasar berbagai produk unggulan daerah, termasuk furnitur Jepara yang telah memiliki reputasi di pasar nasional dan internasional.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan pengelola IKN diharapkan dapat menciptakan peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat keterhubungan antara pembangunan IKN dengan potensi daerah di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *