BNN dan TNI AD Perkuat Sinergi P4GN Hadapi Ancaman Narkotika yang Semakin Kompleks

0
1789611423003

JAKARTA – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) memperkuat sinergi dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Penguatan sinergi tersebut dibahas dalam audiensi Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD), Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Suyudi Ario Seto didampingi para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama BNN RI. Audiensi menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama antarlembaga dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika yang semakin kompleks.

Kepala BNN RI menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama TNI Angkatan Darat dalam mendukung upaya P4GN.

Menurut BNN, persoalan narkotika merupakan perhatian serius yang membutuhkan penanganan secara terpadu dan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh komponen bangsa.

Sinergi antarlembaga dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat perlindungan masyarakat sekaligus menjaga ketahanan nasional dari ancaman narkotika.

Sementara itu, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan komitmen TNI Angkatan Darat untuk terus mendukung langkah-langkah strategis pemerintah dalam menghadapi ancaman narkotika di Indonesia.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan koordinasi, peningkatan kewaspadaan di wilayah tugas, serta optimalisasi kerja sama dengan BNN dalam mendukung pelaksanaan P4GN.

Kolaborasi antara BNN dan TNI AD diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan sekaligus mendukung penanganan permasalahan narkotika secara komprehensif.

Melalui audiensi tersebut, BNN dan TNI Angkatan Darat menegaskan komitmen untuk terus mempererat sinergi kelembagaan demi melindungi masyarakat, memperkuat ketahanan nasional, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Penguatan kerja sama tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam menghadapi persoalan narkotika yang berdampak terhadap keamanan, kesehatan masyarakat, dan masa depan generasi bangsa.

#WarOnDrugsForHumanity

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *