Adi Putra Wijaya Kutuk Kerusuhan di Akhir Demonstrasi, Minta Aparat Usut Tuntas Provokator

0
1787946732520

Sorotan Publik — Adi Putra Wijaya menyampaikan kecaman keras terhadap aksi kerusuhan yang terjadi pada akhir demonstrasi terkait dugaan perampasan aset.

Ia menyayangkan aksi yang semula berlangsung damai justru berakhir dengan tindakan yang dinilai merusak ketertiban dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

“Kami mengutuk keras aksi kerusuhan yang terjadi di akhir demonstrasi terkait dugaan perampasan aset,” ujar Adi Putra Wijaya dalam pernyataannya.

Soroti Dugaan Provokasi

Adi menduga kerusuhan tersebut tidak terlepas dari adanya pihak-pihak yang sengaja memprovokasi massa.

Ia juga menyebut adanya dugaan keterlibatan kelompok yang disebutnya sebagai “BSH” serta jaringan yang ia tuding sebagai “antek asing” yang ingin mengganggu kedamaian dan stabilitas nasional.

Namun, tudingan tersebut merupakan pernyataan dari Adi Putra Wijaya dan masih memerlukan pembuktian serta klarifikasi dari pihak-pihak yang disebut.

“Kami sangat menyayangkan aksi yang semula damai harus dinodai oleh tindakan merusak, yang diduga kuat dimotori oleh provokator,” tegasnya.

Minta Aparat Bertindak Tegas

Adi meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pihak yang berada di balik kerusuhan tersebut.

Menurutnya, siapa pun yang terbukti terlibat harus diproses sesuai hukum tanpa memandang latar belakang maupun kelompoknya.

“Kami meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dan menindak tegas seluruh pihak yang terlibat tanpa pandang bulu,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan aspirasi merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, penyampaian pendapat harus dilakukan secara tertib dan tidak berubah menjadi tindakan anarkis yang merugikan masyarakat.

Aspirasi Damai Jangan Dinodai Kerusuhan

Adi berharap masyarakat tetap menjaga ketenangan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Menurutnya, perbedaan pendapat mengenai kebijakan negara, termasuk isu dugaan perampasan aset, seharusnya disampaikan melalui mekanisme demokratis dan konstitusional.

Ia juga meminta masyarakat menyerahkan proses penyelidikan kepada aparat penegak hukum agar fakta mengenai penyebab dan pihak yang bertanggung jawab atas kerusuhan dapat diketahui secara objektif.

Foto: Ilustrasi

Adi Putra Wijaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *