AHY Soroti Ego Sektoral di Birokrasi, Singgung Sekat Antarkementerian Era Prabowo

0
1779861459227

Sorotan Publik – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyoroti masih adanya persoalan ego sektoral di lingkungan birokrasi pemerintah. Menurutnya, pola pikir sektoral dan sekat antarlembaga berpotensi menghambat efektivitas koordinasi serta memperlambat pelaksanaan program pembangunan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan AHY saat memberikan sambutan dalam acara Musyawarah Nasional Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (Ikastara) di kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (23/5/2026). Dalam sambutannya, AHY menyinggung masih adanya kementerian atau lembaga yang merasa memiliki peran paling penting sehingga memunculkan kecenderungan berebut anggaran dan kewenangan.

“Sekarang terlalu sering, termasuk di birokrasi antarkementerian dan lembaga itu seperti ada sekat-sekat, seperti ada barriers, ego,” kata AHY.
Menurut AHY, tantangan pembangunan nasional saat ini membutuhkan kerja lintas sektor yang kuat. Namun koordinasi antarkementerian dan lembaga dinilai belum sepenuhnya berjalan optimal karena masih terdapat hambatan dalam pola kerja yang terlalu sektoral.

Ia menilai masih adanya “sekat” dalam birokrasi membuat kolaborasi antarlembaga menjadi lebih sulit dilakukan, padahal berbagai agenda pembangunan membutuhkan sinergi dan dukungan bersama.
Pernyataan tersebut kemudian menjadi perhatian publik karena dinilai menggambarkan dinamika internal birokrasi yang jarang disampaikan secara terbuka oleh pejabat pemerintah.

Sebagian kalangan menilai pernyataan AHY merupakan pengingat penting agar kementerian dan lembaga lebih mengedepankan kepentingan nasional dibanding kepentingan sektoral masing-masing.Di sisi lain, sejumlah pengamat menilai persoalan ego sektoral memang telah lama menjadi tantangan dalam tata kelola pemerintahan di Indonesia. Koordinasi lintas kementerian sering menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan implementasi kebijakan publik.

Di tengah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, isu sinergi antarlembaga dinilai akan menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat berbagai program strategis nasional, termasuk pembangunan infrastruktur, ketahanan ekonomi, hingga pelayanan publik.
Pernyataan AHY pun memunculkan harapan agar budaya kolaborasi di lingkungan birokrasi semakin diperkuat demi efektivitas pemerintahan dan percepatan pembangunan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *