Bupati Kukar Tabur 1 Ton Benih Padi di Danau Semayang: “Tiga Bulan Lagi Kita Panen”
KUTAI KARTANEGARA — Sekitar 1 ton benih padi ditebar di kawasan Danau Semayang, Kecamatan Kenohan, Kutai Kartanegara (Kukar), pada awal September 2026. Penanaman tersebut dilakukan Pemerintah Kabupaten Kukar bersama masyarakat dengan memanfaatkan lahan yang muncul ketika permukaan danau mulai surut.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri bersama jajaran pemerintah daerah turut melakukan penebaran benih yang diproyeksikan memanfaatkan lahan sekitar 100 hektare.
Yang menarik, benih padi tersebut tidak ditanam seperti pada sawah konvensional. Benih ditebar ketika sebagian kawasan masih tergenang melalui metode Tabela Dar atau Tanam Benih Langsung dalam Air.
Dalam metode tersebut, benih diharapkan tenggelam hingga ke dasar perairan. Ketika permukaan danau terus menyusut, tanah bekas genangan mulai terbuka dan benih kemudian tumbuh mengikuti kondisi lahan.
Namun, pola pertanian seperti ini bukan merupakan eksperimen baru di Danau Semayang.
Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar menyebut masyarakat telah memanfaatkan kawasan tersebut untuk pertanian sejak sekitar 1996. Pola serupa juga kembali dilakukan pada 2015 ketika kemarau panjang menyebabkan sebagian kawasan Danau Semayang mengering.
Pada saat itu, Pemerintah Kabupaten Kukar memberikan sekitar 2 ton benih untuk lahan kurang lebih 100 hektare dan penanaman dilaporkan mampu menghasilkan panen.
Karena itu, program yang dilakukan pada 2026 lebih tepat dipandang sebagai penguatan kembali praktik pertanian musiman masyarakat yang telah berkembang mengikuti siklus naik-turunnya permukaan Danau Semayang.
Untuk penanaman kali ini, benih yang digunakan adalah varietas Inpari 32. Distanak Kukar memperkirakan tanaman membutuhkan sekitar 110 hari hingga memasuki masa panen, sementara pemerintah daerah memproyeksikan masa tanam sekitar tiga setengah bulan.
Bupati Aulia Rahman Basri optimistis hasil penanaman tersebut dapat dipanen sebelum permukaan Danau Semayang kembali naik.
“Tiga bulan lagi kita panen,” ujar Aulia.
Benih sebanyak 1 ton disebut merupakan bantuan Pemerintah Kabupaten Kukar. Kegiatan tersebut juga melibatkan Kementerian Pertanian melalui BRMP Kaltim. BRMP Kaltim menyebut benih Inpari 32 yang digunakan berasal dari hasil perbenihan lembaga tersebut.
Dengan demikian, program ini melibatkan pemerintah daerah, Kementerian Pertanian melalui BRMP Kaltim, serta masyarakat yang selama ini telah memanfaatkan lahan musiman di kawasan Danau Semayang.
Menariknya, masyarakat ternyata telah lebih dahulu melakukan penanaman secara mandiri. Distanak Kukar menyebut sebagian tanaman warga bahkan telah berumur sekitar 12 hingga 22 hari sebelum dukungan pemerintah diberikan.
Fakta tersebut menunjukkan bahwa pertanian di kawasan Danau Semayang bukan semata-mata program yang baru ditemukan pemerintah. Sebaliknya, pengetahuan masyarakat mengenai pola pertanian mengikuti siklus air danau menjadi bagian penting dalam pemanfaatan lahan yang hanya tersedia ketika permukaan air surut.
Kini sekitar 100 hektare lahan berpotensi dimanfaatkan untuk pertanian padi. Namun, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh kualitas benih dan teknik penanaman.
Faktor paling menentukan justru berada pada kondisi hidrologi Danau Semayang.
Padi membutuhkan waktu sekitar 110 hari untuk mencapai panen, sedangkan permukaan danau dapat kembali meningkat mengikuti perubahan curah hujan dan kondisi hidrologis kawasan.
Karena itu, target “tiga bulan lagi kita panen” menjadi optimisme pemerintah yang masih harus dibuktikan oleh kondisi alam.
Pertanyaan terbesarnya kini bukan sekadar berapa banyak benih yang ditebar, melainkan apakah tanaman padi mampu menyelesaikan siklus pertumbuhannya sebelum air Danau Semayang kembali naik.
Jika berhasil, pemanfaatan lahan musiman tersebut bukan hanya menjadi cerita tentang satu ton benih padi, tetapi juga menunjukkan bagaimana pengetahuan lokal masyarakat dapat berjalan beriringan dengan dukungan pemerintah untuk memanfaatkan potensi pertanian yang muncul secara alami dari siklus danau.
