Erwan Setiawan Kecam Pernyataan yang Diduga Hina Suku Sunda, Minta Polisi Bertindak
Bandung — Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengecam keras pernyataan seseorang yang diduga mengandung penghinaan terhadap suku Sunda. Pernyataan tersebut sebelumnya beredar dan menjadi viral di media sosial hingga memicu kecaman dari sejumlah warganet.
Dalam keterangannya yang disampaikan dalam sebuah video, Erwan mengaku merasa tersinggung dan marah atas pernyataan tersebut. Ia meminta persoalan itu ditangani melalui jalur hukum agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.
Erwan berharap kepolisian segera mengambil langkah terhadap pihak yang diduga menyampaikan pernyataan tersebut dan memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Erwan Ingatkan Bahaya Konflik Antarsuku
Menurut Erwan, persoalan yang berkaitan dengan penghinaan terhadap identitas suku tidak seharusnya dianggap sepele. Jika dibiarkan atau direspons secara berlebihan, persoalan tersebut berpotensi memicu ketegangan dan memperlebar konflik di tengah masyarakat.
Meski mengecam pernyataan yang dianggap menghina suku Sunda, Erwan mengingatkan masyarakat agar tidak membalasnya dengan kebencian terhadap seluruh kelompok atau suku yang memiliki latar belakang sama dengan orang yang diduga membuat pernyataan tersebut.
Ia menekankan pentingnya membedakan tindakan individu dengan identitas kelompok masyarakat secara keseluruhan.
Serukan Saling Menghormati
Erwan mengajak masyarakat untuk tetap menjaga sikap saling menghormati antarsuku, termasuk masyarakat Sunda, Jawa, Batak, dan berbagai kelompok masyarakat lainnya.
Menurutnya, Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman suku, budaya, bahasa, dan tradisi. Seluruh kelompok tersebut hidup berdampingan dalam satu bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Karena itu, persoalan yang bermula dari pernyataan seorang individu diharapkan tidak berkembang menjadi persoalan antarsuku.
Minta Persoalan Diproses Sesuai Hukum
Erwan kembali meminta aparat penegak hukum mengambil langkah apabila terdapat unsur pelanggaran hukum dalam pernyataan yang beredar tersebut.
Ia menilai proses hukum menjadi jalur yang tepat untuk menyelesaikan persoalan sekaligus mencegah masyarakat mengambil tindakan sendiri.
Di sisi lain, masyarakat juga diimbau tidak melakukan tindakan provokatif, menyebarkan kebencian, maupun melakukan generalisasi terhadap kelompok tertentu.
Erwan berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi. Ia mengajak seluruh masyarakat menjaga ucapan, sikap, dan persatuan agar keberagaman Indonesia tidak menjadi sumber konflik.
Pernyataan Erwan tersebut disampaikan dalam video yang beredar di YouTube. Adapun identitas serta konteks lengkap pihak yang diduga menyampaikan pernyataan yang dipersoalkan perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak terkait dan aparat penegak hukum.
Sumber: YouTube/Video Intonasi – Defan.
