Perempuan Lansia di Jambi Jadi Korban Perampokan Sadis, Dibekap dan Dipukul hingga Tak Sadarkan Diri
JAMBI – Seorang perempuan lanjut usia (lansia) menjadi korban perampokan disertai kekerasan di kediamannya di Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi. Korban diduga dibekap dan dipukul hingga kehilangan kesadaran sebelum pelaku membawa kabur sejumlah barang berharga dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp90 juta.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di kawasan Rumah Adat Anjungan Batanghari, Lorong Swadaya, RT 02, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi.
Korban diketahui bernama Ratna Wilis (67). Saat kejadian, korban disebut sedang berada seorang diri di rumah. Dua orang yang belum diketahui identitasnya kemudian datang dan meminta untuk masuk ke dalam rumah.
Korban Dibekap dan Dipukul hingga Tak Sadarkan Diri
Kasi Humas Polresta Jambi, Iptu Edy Haryanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Menurutnya, saat korban membuka pintu, dua orang tersebut langsung melakukan kekerasan terhadap korban.
“Korban yang sedang berada di rumah didatangi dua orang yang tidak dikenal. Saat pintu dibuka, korban langsung dibekap menggunakan kain dan dipukul hingga tidak sadarkan diri. Setelah sadar, korban mendapati sejumlah barang berharganya telah hilang,” ujar Edy, Senin (20/7/2026).
Akibat kejadian itu, korban kehilangan sejumlah perhiasan emas sekitar delapan suku, uang tunai Rp5 juta, serta satu unit telepon genggam merek Samsung.
Total kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp90 juta.
Korban kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya kepada pihak kepolisian. Dalam kondisi masih mengalami syok dan trauma, korban mendapatkan pendampingan dari keluarga.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Polresta Jambi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku.
Petugas telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta mengumpulkan informasi dari lingkungan sekitar lokasi kejadian. Polisi juga masih menelusuri keberadaan barang-barang milik korban yang diduga dibawa kabur oleh pelaku.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti apakah kedua pelaku memiliki hubungan atau pernah mengenal korban sebelumnya maupun datang ke lokasi secara acak.
Penyidik masih mendalami berbagai kemungkinan berdasarkan keterangan korban, saksi, serta bukti-bukti yang ditemukan di sekitar tempat kejadian perkara.
Kejadian tersebut menimbulkan keprihatinan karena korban merupakan seorang lansia yang sedang berada seorang diri di rumah ketika aksi kekerasan terjadi.
Kasus ini juga menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan lingkungan, terutama bagi warga lanjut usia atau masyarakat yang tinggal seorang diri.
Polresta Jambi mengimbau masyarakat agar tidak mudah membuka pintu bagi orang yang tidak dikenal. Warga juga disarankan memperkuat sistem pengamanan rumah, menggunakan kunci tambahan, serta memastikan lingkungan tempat tinggal memiliki penerangan dan sistem keamanan yang memadai.
Selain itu, masyarakat diharapkan aktif menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda malam dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas atau gerak-gerik mencurigakan.
Polisi hingga kini masih bekerja untuk mengungkap kasus tersebut dan menangkap para pelaku. Masyarakat diharapkan tidak berspekulasi mengenai identitas pelaku sebelum adanya hasil penyelidikan resmi dari aparat penegak hukum.
