Bom Perang Dunia II 100 Kg Ditemukan di Sungai Blitar, Masih Aktif dan Dimusnahkan Jibom

0
IMG-20260713-WA0160

BLITAR – Warga Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Jawa Timur, dibuat geger setelah menemukan benda diduga bom udara peninggalan Perang Dunia II yang tertanam di dasar Sungai Lahar.

Benda berbahaya tersebut diperkirakan memiliki berat sekitar 100 kilogram atau 1 kuintal, dengan diameter sekitar 35 sentimeter dan panjang mencapai 1,5 meter. Penemuan bom ini mengejutkan karena selama bertahun-tahun berada di dasar sungai yang masih sering dilalui masyarakat.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris T. Lalo menjelaskan, bentuk benda tersebut menyerupai aircraft bomb atau bom udara yang digunakan dalam operasi militer pada masa Perang Dunia II maupun periode Agresi Militer Belanda.

Namun, pihak kepolisian belum dapat memastikan asal-usul pasti bom tersebut karena kondisi fisiknya telah berkarat dan sebagian identitas pada permukaan benda sudah tidak terbaca.

Berdasarkan pemeriksaan Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Jawa Timur, benda tersebut diduga masih aktif dan memiliki daya ledak tinggi. Kondisi itu membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena sedikit benturan atau getaran berpotensi memicu ledakan.

Dievakuasi Lebih dari Enam Jam, Bom Dimusnahkan di Kaki Gunung Kelud

Proses pengangkatan bom dari dasar Sungai Lahar berlangsung lebih dari enam jam. Tim Jibom harus memperhitungkan berbagai faktor keselamatan, mulai dari kondisi sungai yang berlumpur hingga medan yang cukup sulit dijangkau.

Setelah berhasil dievakuasi, bom tersebut kemudian dibawa ke lokasi aman di kawasan kaki Gunung Kelud, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, untuk dilakukan pemusnahan melalui proses peledakan terkontrol.

Pemusnahan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar benda berbahaya tersebut tidak lagi mengancam keselamatan masyarakat. Ledakan terdengar cukup keras, namun seluruh proses berjalan aman dan tidak menimbulkan korban maupun kerusakan di sekitar lokasi.

Polisi Imbau Warga Tidak Menyentuh Benda Diduga Bom

Kepolisian mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat jika menemukan benda mencurigakan yang diduga merupakan peninggalan perang atau bahan peledak.

Warga diminta tidak mencoba memindahkan, membongkar, atau membersihkan benda tersebut karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Penemuan bom peninggalan perang di Blitar ini menjadi pengingat bahwa sejumlah persenjataan lama masih berpotensi ditemukan di berbagai wilayah Indonesia. Penanganan oleh pihak berwenang menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *