Prabowo Terima Rekomendasi DEN di Istana, Bahas MBG, Hilirisasi, Ketahanan Energi hingga Reformasi Pasar Modal

0
1792510386937

JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN) bersama sejumlah menteri terkait di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (20/10/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah rekomendasi dan kajian strategis untuk memperkuat perekonomian nasional di tengah dinamika ekonomi global.

Dalam pertemuan itu, DEN menyampaikan berbagai hasil kajian yang mencakup digitalisasi perlindungan sosial, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hilirisasi industri, ketahanan energi, antisipasi perubahan iklim, penanganan kebakaran hutan dan lahan, hingga reformasi pasar modal.

Berbagai rekomendasi tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran, berbasis data, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Digitalisasi Perlindungan Sosial Jadi Perhatian

Salah satu agenda yang dibahas adalah digitalisasi perlindungan sosial. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan transparansi dan akurasi penyaluran bantuan sosial agar semakin tepat sasaran.

Penguatan sistem berbasis data dinilai penting untuk memastikan bantuan pemerintah diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Selain itu, digitalisasi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelaksanaan program perlindungan sosial.

Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

DEN juga menyampaikan kajian terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama mengenai dampaknya terhadap kehadiran siswa di sekolah, semangat belajar, kualitas menu, serta pemerataan penerima manfaat.

Evaluasi berbasis data diperlukan agar pelaksanaan program dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas makanan maupun ketepatan distribusi kepada penerima manfaat.

Dengan evaluasi yang terukur, pemerintah dapat mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu diperbaiki untuk mendukung pemenuhan gizi dan kualitas pembelajaran peserta didik.

Hilirisasi Industri untuk Meningkatkan Nilai Tambah

Pada sektor industri, pembahasan mencakup pengembangan hilirisasi nikel, aluminium, serta komponen baterai litium.

Hilirisasi merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri, memperkuat industri nasional, serta memperluas peluang ekspor produk bernilai tambah tinggi.

Penguatan sektor tersebut diharapkan dapat mendorong investasi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing Indonesia dalam rantai pasok industri global.

Ketahanan Energi dan Ketepatan Subsidi

Ketahanan energi turut menjadi agenda penting dalam pertemuan tersebut. DEN menyampaikan kajian mengenai strategi menjaga harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, memperkuat ekosistem pengadaan bahan bakar, serta meningkatkan ketepatan sasaran subsidi energi.

Kebijakan energi yang terukur diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara kemampuan masyarakat, keberlanjutan fiskal negara, dan kepastian pasokan energi nasional.

Ketepatan penyaluran subsidi juga menjadi perhatian agar dukungan pemerintah dapat dirasakan oleh kelompok masyarakat yang berhak menerimanya.

Antisipasi El Nino dan La Nina

DEN turut menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi fenomena iklim El Nino dan La Nina yang berpotensi memicu kekeringan maupun banjir di berbagai wilayah.

Kedua fenomena tersebut dapat memengaruhi sektor pertanian, produksi pangan, distribusi hasil pertanian, serta ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

Karena itu, langkah antisipasi dan mitigasi diperlukan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mengurangi risiko kerugian yang ditanggung petani dan masyarakat.

Penanganan Karhutla dan Perlindungan Masyarakat

Dalam aspek lingkungan, pembahasan mencakup penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk pengairan lahan gambut serta penguatan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Penanganan karhutla membutuhkan pendekatan terpadu, mulai dari pencegahan kebakaran, pengelolaan lahan gambut, kesiapsiagaan petugas, hingga perlindungan kesehatan masyarakat yang terpapar asap.

Upaya tersebut penting untuk menekan dampak lingkungan sekaligus meminimalkan gangguan terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Reformasi Pasar Modal dan Penguatan Tata Kelola

Agenda lainnya adalah reformasi pasar modal melalui penguatan penegakan aturan dan perbaikan tata kelola.

Penguatan pengawasan dan penegakan ketentuan di pasar modal menjadi bagian penting dalam menjaga integritas pasar, meningkatkan transparansi, serta memperkuat kepercayaan investor terhadap industri keuangan Indonesia.

Reformasi yang konsisten diharapkan dapat mendukung perkembangan pasar modal yang sehat, kredibel, dan mampu menjadi salah satu sumber pembiayaan bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Prabowo Tekankan Pentingnya Kajian Berbasis Data

Presiden Prabowo memberikan perhatian terhadap berbagai kajian dan data yang disampaikan DEN sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan pemerintah.

DEN juga menekankan pentingnya penggunaan data yang akurat dan hasil studi yang dapat dipertanggungjawabkan agar kebijakan yang diambil sesuai dengan kebutuhan serta tantangan yang dihadapi Indonesia.

Berbagai isu yang dibahas menunjukkan luasnya agenda penguatan ekonomi nasional, mulai dari perlindungan sosial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga industrialisasi, ketahanan energi, ketahanan pangan, perlindungan lingkungan, serta pembenahan pasar modal.

Melalui pendekatan kebijakan yang terukur dan berbasis bukti, pemerintah diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi, meningkatkan daya saing nasional, serta memastikan manfaat pembangunan dirasakan secara lebih merata oleh seluruh rakyat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *