Panglima TNI Hadiri Ratas Bersama Prabowo, Hercules dan Operasi Udara Diperkuat untuk Tangani Karhutla

0
1792468856138

JAKARTA — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/10/2026). Rapat tersebut membahas percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membutuhkan langkah terpadu dan pengerahan sumber daya secara maksimal.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya mempercepat penanganan karhutla melalui penguatan operasi udara. Salah satu langkah yang diarahkan adalah meningkatkan kapasitas dukungan udara, termasuk penggunaan pesawat Hercules dan penerapan metode dry ice sebagaimana disampaikan dalam keterangan Pusat Penerangan TNI.

Selain operasi udara, Presiden juga menginstruksikan peningkatan pengerahan personel TNI dan Polri, bersama instansi terkait serta masyarakat, untuk mendukung upaya pemadaman di wilayah terdampak.

Sinergi lintas sektor dinilai penting agar penanganan karhutla berjalan lebih cepat, terkoordinasi, dan efektif. Langkah tersebut juga diharapkan dapat membantu menekan perluasan titik api serta mengurangi dampak kebakaran terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Muhammad Nas, S.I.P., M.Si., CHRMP, menegaskan bahwa TNI mendukung percepatan penanganan karhutla melalui penguatan operasi udara dan pengerahan personel sesuai arahan Presiden.

“TNI tentu mendukung upaya ini melalui sinergi dengan semua pihak, baik Polri, instansi terkait maupun masyarakat guna mengoptimalkan langkah penanggulangan Karhutla,” tegas Kapuspen TNI.

Dukungan TNI menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadapi karhutla yang memerlukan penanganan berkelanjutan. Selain pemadaman, koordinasi antarlembaga dan keterlibatan masyarakat juga diperlukan untuk mencegah kebakaran kembali terjadi.

Pemerintah diharapkan terus mengoptimalkan langkah penanggulangan, terutama di wilayah rawan kebakaran, dengan mengutamakan keselamatan personel dan masyarakat serta perlindungan lingkungan.

Foto: BPMI Setpres

Sumber: Pusat Penerangan TNI (Puspen TNI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *