file_000000000178720782c420c2db0c3c11

Ketua AWNI Sumatera Raya Ucapkan Selamat atas Pelantikan Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
JAMBI – Ketua AWNI Sumatera Raya, Rizkan Al Mubarrok, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Said Iqbal atas pelantikannya sebagai Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.


Menurut Rizkan Al Mubarrok, pelantikan Said Iqbal merupakan langkah strategis dalam memperkuat perhatian negara terhadap nasib pekerja dan buruh Indonesia, sekaligus memastikan aspirasi kaum pekerja dapat tersalurkan secara efektif dalam proses perumusan kebijakan nasional.
Rizkan menilai pengalaman panjang Said Iqbal dalam memperjuangkan hak-hak pekerja menjadi modal penting dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.


“Atas nama keluarga besar AWNI Sumatera Raya, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Ir. H. Said Iqbal, M.E. atas amanah yang diberikan sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Semoga mampu menjalankan tugas dengan baik serta menjadi jembatan aspirasi bagi jutaan pekerja Indonesia,” ujar Rizkan.


Sebagai organisasi pers yang aktif menjalankan fungsi kontrol sosial, AWNI Sumatera Raya, lanjut Rizkan, berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan publik melalui kerja jurnalistik yang profesional, independen, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.


Ia menegaskan bahwa pembangunan bangsa memerlukan sinergi antara pemerintah, pekerja, dunia usaha, dan pers sebagai pilar demokrasi yang berfungsi menyampaikan informasi, kritik konstruktif, serta aspirasi rakyat.
“Pers yang independen adalah mitra pembangunan bangsa.

Kami akan terus membantu mengawal kebijakan pemerintah melalui kritik yang konstruktif, kontrol sosial yang objektif, serta keberpihakan kepada kepentingan rakyat, sehingga visi dan misi Presiden dapat terwujud secara maksimal untuk kemajuan Indonesia,” tegasnya.


Rizkan berharap kehadiran Said Iqbal di lingkungan Istana Negara dapat semakin memperkuat perlindungan terhadap hak-hak pekerja, meningkatkan kesejahteraan buruh, serta mendorong terciptanya hubungan industrial yang sehat, produktif, dan berkeadilan.


Menurutnya, keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan para pekerja yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia.
“Semoga amanah ini membawa manfaat besar bagi bangsa dan negara, khususnya bagi pekerja Indonesia yang selama ini menjadi salah satu pilar utama pembangunan nasional,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *