Yonarmed 12 Kostrad Gelar Posyandu di Perbatasan, Perkuat Kesehatan Balita dan Ibu di Wilayah RI–RDTL

0
1779297499126

Sorotan Publik — Komitmen TNI dalam menjaga wilayah perbatasan tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan teritorial, tetapi juga lewat aksi nyata yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui Pos Kewar menggelar kegiatan posyandu bagi balita dan ibu di Posyandu Fulur, Desa Fulur, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Selasa (19/05/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan sekaligus menunjukkan peran aktif prajurit TNI dalam mendukung kesejahteraan warga binaan.

Personel Pos Kewar bersama tenaga kesehatan dan kader posyandu terlibat langsung membantu pemeriksaan kesehatan balita, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga pelayanan kesehatan bagi para ibu. Sebagai bentuk dukungan pemenuhan gizi, kegiatan juga disertai pembagian bubur kacang hijau kepada balita dan ibu yang hadir.
Danpos Kewar, Khamdani, menyampaikan keterlibatan Satgas dalam kegiatan posyandu merupakan bagian dari komitmen mendukung kesehatan generasi penerus bangsa di wilayah perbatasan.

“Kami berharap kehadiran Pos Kewar dapat membantu meningkatkan kesehatan balita dan ibu, sekaligus mempererat hubungan baik antara Satgas dengan masyarakat perbatasan,” ujarnya.
Kehadiran personel Satgas mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Desa Fulur. Selain membantu pelayanan kesehatan, kegiatan tersebut juga dinilai memperkuat rasa kebersamaan dan membangun kedekatan emosional antara prajurit TNI dengan masyarakat setempat.

Pengamat sosial menilai pendekatan humanis seperti ini menjadi bagian penting dari strategi pembangunan wilayah perbatasan. Peran aparat tidak lagi dipandang sebatas menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam pembangunan sosial, kesehatan, dan peningkatan kualitas hidup warga.
Melalui kegiatan tersebut, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad kembali menegaskan bahwa menjaga kedaulatan negara tidak hanya dilakukan di garis batas, tetapi juga melalui kepedulian terhadap masa depan masyarakat yang tinggal di wilayah terdepan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *