Widya Sari Serukan Perang Melawan Narkoba, Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Selamatkan Generasi Bangsa

0
file_0000000035747207be944b41e8326d01

JAMBI – Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Sekretaris Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI) Provinsi Jambi, Widya Sari, S.H., mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu menjaga generasi muda dari ancaman narkoba yang dinilai semakin kompleks.

Dalam keterangannya di Jambi, Widya Sari menegaskan bahwa narkotika merupakan ancaman nyata bagi masa depan bangsa karena tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga menghancurkan keluarga, melemahkan produktivitas masyarakat, dan mengganggu pembangunan nasional.

“Hari Anti Narkotika Internasional harus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian seluruh elemen masyarakat. Perang melawan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama demi menyelamatkan generasi penerus bangsa,” ujar Widya Sari.

Menurutnya, upaya pemberantasan narkoba harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga. Orang tua memiliki peran strategis dalam memberikan pendidikan karakter, pengawasan, dan komunikasi yang baik kepada anak agar tidak mudah terpengaruh oleh penyalahgunaan narkotika.

Widya Sari yang dikenal sebagai figur publik dan pemerhati berbagai persoalan sosial kemasyarakatan di Provinsi Jambi menilai edukasi berkelanjutan menjadi salah satu langkah paling efektif dalam mencegah meningkatnya penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berani melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitar. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam mendukung upaya Badan Narkotika Nasional (BNN), Polri, TNI, serta seluruh aparat penegak hukum dalam memberantas jaringan narkotika.

“Jangan pernah memberikan ruang bagi peredaran narkoba. Kepedulian masyarakat adalah benteng utama untuk melindungi anak-anak kita dari ancaman yang dapat menghancurkan masa depan mereka,” katanya.

Sebagai Sekretaris AWNI Provinsi Jambi, Widya Sari menyatakan organisasinya mendukung penuh setiap langkah pemerintah dan aparat penegak hukum dalam memperkuat pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, serta edukasi mengenai bahaya narkotika.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, media massa, tokoh agama, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan Indonesia yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Widya Sari berharap peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba.

“Selamat memperingati Hari Anti Narkotika Internasional 2026. Mari kita satukan langkah, perkuat kepedulian, dan bersama-sama menyelamatkan generasi bangsa menuju Indonesia Emas yang sehat, produktif, dan bebas dari narkotika,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *