Warga Merangin Diduga Hanyut di Sungai Tantan, Tim Gabungan Terus Lakukan Pencarian

0
IMG-20260804-WA0064

MERANGIN – Seorang warga Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Jambi, dilaporkan diduga hanyut terbawa arus Sungai Tantan. Hingga Selasa (4/8/2026) malam, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut langsung memicu upaya pencarian oleh warga yang dibantu personel dari berbagai unsur. Tim gabungan menyisir sepanjang aliran Sungai Tantan dan sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat.

Pencarian Dilakukan Hingga Malam Hari

Proses pencarian dilakukan secara intensif dengan menyusuri bantaran sungai serta area yang diperkirakan menjadi jalur hanyut korban. Tim juga memantau sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.

Namun hingga berita ini diturunkan, korban belum berhasil ditemukan. Upaya pencarian akan terus dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran di sepanjang aliran Sungai Tantan.

Medan dan Arus Deras Jadi Kendala

Petugas menghadapi sejumlah kendala dalam proses pencarian, di antaranya derasnya arus sungai, kondisi medan yang sulit dijangkau, serta minimnya penerangan saat malam hari.

Meski demikian, tim gabungan tetap berupaya maksimal dengan mengedepankan keselamatan personel yang terlibat dalam operasi pencarian.

Kronologi Masih Didalami

Hingga kini, penyebab pasti korban diduga hanyut masih belum diketahui. Pihak berwenang masih mengumpulkan informasi dan keterangan dari saksi-saksi untuk memastikan kronologi kejadian.

Belum dapat dipastikan apakah korban terpeleset, terseret arus saat beraktivitas di sungai, atau mengalami kondisi lainnya sebelum dinyatakan hilang.

Warga Diminta Waspada

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika debit air meningkat atau arus sungai sedang deras.

Tim gabungan yang terdiri dari unsur BPBD, TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat akan terus melanjutkan proses pencarian hingga korban ditemukan. Aparat juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban agar segera melapor kepada petugas untuk membantu mempercepat proses pencarian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *