Wamenhan Donny Ermawan Lantik 14 Pejabat Tinggi Kemhan, Perkuat Kepemimpinan Pertahanan Negara

0
1785886986787

JAKARTA – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto memimpin pengambilan sumpah jabatan, pelantikan, serta serah terima jabatan pejabat pimpinan tinggi di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemhan), yang berlangsung di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 14 pejabat resmi dilantik. Dari jumlah tersebut, 13 pejabat berasal dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), sementara satu pejabat lainnya merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan pangkat Pembina Utama Muda (IV/c).

Wamenhan Tekankan Amanah Jabatan

Dalam sambutannya, Wamenhan Donny Ermawan Taufanto menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, profesionalisme, dan dedikasi tinggi.

Menurutnya, setiap pejabat diharapkan mampu menjalankan tugas sesuai amanat yang diberikan serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas tata kelola organisasi di lingkungan Kementerian Pertahanan.

Perkuat Organisasi Kemhan

Pelantikan pejabat pimpinan tinggi ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan struktur birokrasi di lingkungan Kemhan.

Melalui penempatan pejabat yang baru, Kementerian Pertahanan berharap kinerja organisasi semakin efektif dalam mendukung pelaksanaan kebijakan pertahanan negara, modernisasi organisasi, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Dukung Tugas Pertahanan Negara

Kementerian Pertahanan menilai keberadaan pejabat yang profesional dan berintegritas menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan strategis di bidang pertahanan yang terus berkembang.

Dengan pelantikan tersebut, diharapkan sinergi antarunit kerja semakin kuat sehingga mampu mendukung pelaksanaan program-program strategis pemerintah dalam menjaga kedaulatan, keamanan, dan pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *