TNI AL dan BSI Salurkan 7,2 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Gempa di Manggarai Barat

0
IMG-20260825-WA0020

LABUAN BAJO — TNI AL melalui Lanal Labuan Bajo bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Labuan Bajo mendistribusikan 7,2 ton bantuan logistik melalui jalur laut bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (23/8/2026).

Aksi tanggap bencana tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Lanal (Danlanal) Labuan Bajo Letkol Laut (P) Aan Harminanto, didampingi Branch Manager BSI KCP Labuan Bajo Nur Ramadhani.

Tim bertolak dari Dermaga Belakang Hotel Meruorah menggunakan unsur Rigid Buoyant Boat (RBB) milik Lanal Labuan Bajo untuk menjangkau wilayah pesisir yang terisolasi dan membutuhkan akses bantuan secara cepat.

Bantuan Menjangkau Tiga Desa Terdampak

Dalam pendistribusiannya, TNI AL menjangkau tiga wilayah terdampak utama, yakni Desa Saraenaru, Desa Nggilat, dan Desa Nangakantor.

Setibanya di lokasi sasaran, tim Satgas Bencana TNI AL meninjau langsung kondisi permukiman warga yang mengalami kerusakan pascagempa. Bersama masyarakat setempat, personel TNI AL kemudian menurunkan dan mendistribusikan bantuan logistik.

Total bantuan yang disalurkan mencapai 7,2 ton dan terdiri atas berbagai kebutuhan dasar masyarakat, antara lain:

  • 200 karung beras kemasan 5 kilogram;
  • 200 dus air mineral 1.500 ml;
  • 400 liter minyak goreng;
  • 200 dus mi instan;
  • 200 paket biskuit;
  • 35 lembar terpal ukuran 5 x 6 meter;
  • 100 buah bubur bayi;
  • 100 kotak susu formula; dan
  • 100 paket popok bayi.

TNI AL Pastikan Respons Cepat Pascabencana

Danlanal Labuan Bajo menegaskan bahwa pengerahan unsur RBB TNI AL merupakan bentuk komitmen respons cepat jajaran TNI Angkatan Laut dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir serta kawasan yang sulit dijangkau pascabencana.

Kolaborasi antara TNI AL dan BSI diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung percepatan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga terdampak gempa di Kabupaten Manggarai Barat.

Sinergi lintas lembaga tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang berada di wilayah terdampak, termasuk daerah yang akses transportasinya masih terbatas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *