TAK PUNYA HUBUNGAN DIPLOMATIK DENGAN ISRAEL, INDONESIA DISEBUT PASOK 71,1% KEBUTUHAN SAWITNYA!

0
1793356270086-1

JAKARTA — Fakta perdagangan internasional kembali menjadi perhatian publik. Indonesia yang tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Israel ternyata tetap tercatat melakukan perdagangan produk minyak sawit dengan negara tersebut.

Bahkan, sebuah penelitian akademik menyebut Indonesia memasok rata-rata 71,1 persen dari total impor minyak sawit Israel sepanjang periode 2020–2025.

Penelitian berjudul An Analysis of Indonesia’s Trade Policy on the Sustainability of CPO Trade with Israel, 2020–2025 yang diterbitkan pada September 2026 tersebut menganalisis keberlanjutan perdagangan minyak sawit Indonesia dan Israel di tengah tidak adanya hubungan diplomatik formal kedua negara.

Berdasarkan data perdagangan World Integrated Trade Solution (WITS) yang bersumber dari UN Comtrade, ekspor produk minyak sawit Indonesia ke Israel pada 2025 tercatat mencapai sekitar US$21,60 juta dengan volume sekitar 19.185 ton.

Sementara pada 2024, nilai ekspornya mencapai sekitar US$21,63 juta dengan volume sekitar 21.908 ton.

Data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas perdagangan produk sawit tetap berlangsung meskipun Indonesia dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik formal.

BAGAIMANA PERDAGANGAN BISA BERLANGSUNG?

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah bagaimana perdagangan antara kedua negara dapat terjadi tanpa hubungan diplomatik resmi?

Dalam perdagangan internasional, transaksi komersial tidak selalu harus dilakukan melalui hubungan diplomatik antarpemerintah. Perusahaan dapat melakukan transaksi bisnis melalui mekanisme perdagangan internasional, termasuk menggunakan jaringan distributor, eksportir, importir, maupun perusahaan perdagangan di negara ketiga.

Singapura menjadi salah satu negara yang disorot dalam pembahasan jalur perdagangan tersebut.

Namun, keberadaan Singapura dalam data perdagangan belum otomatis membuktikan bahwa seluruh produk sawit yang dikirim melalui negara tersebut berasal dari Indonesia. Kepastian asal barang membutuhkan pemeriksaan dokumen kepabeanan, negara asal produk, negara pengiriman, serta rantai distribusinya.

ISRAEL BERGANTUNG, INDONESIA PUNYA PASAR GLOBAL YANG LEBIH LUAS

Penelitian tersebut juga mengungkap adanya ketimpangan ketergantungan perdagangan antara kedua negara.

Bagi Israel, pasokan minyak sawit Indonesia disebut memiliki kontribusi besar terhadap kebutuhan impornya. Sebaliknya, pasar Israel hanya menyerap kurang dari 0,12 persen dari keseluruhan ekspor sawit Indonesia.

Artinya, meskipun Indonesia memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan impor sawit Israel, pasar tersebut bukan tujuan utama industri kelapa sawit nasional.

Temuan ini memperlihatkan bagaimana perdagangan internasional dapat tetap berjalan berdasarkan kepentingan ekonomi dan mekanisme pasar, meskipun hubungan politik maupun diplomatik kedua negara tidak terjalin secara formal.

TRANSPARANSI PERDAGANGAN MENJADI PERHATIAN PUBLIK

Fakta perdagangan ini tentu menarik untuk dicermati masyarakat, terutama karena Indonesia selama ini tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Israel.

Keterbukaan informasi mengenai nilai ekspor, perusahaan yang terlibat, negara tujuan, serta jalur distribusi menjadi penting agar publik memperoleh gambaran yang utuh.

Di sisi lain, perdagangan minyak sawit merupakan bagian dari aktivitas ekonomi internasional yang melibatkan banyak pelaku usaha dan jaringan distribusi lintas negara.

Karena itu, data perdagangan perlu dibaca secara cermat agar tidak mencampuradukkan hubungan diplomatik, kebijakan luar negeri, dan transaksi komersial perusahaan.

Pada akhirnya, masyarakat berhak mengetahui bagaimana komoditas strategis Indonesia diperdagangkan di pasar internasional, termasuk ke mana produk tersebut dikirim dan bagaimana manfaat ekonominya kembali kepada bangsa.

Sumber: World Integrated Trade Solution (WITS), UN Comtrade, serta penelitian An Analysis of Indonesia’s Trade Policy on the Sustainability of CPO Trade with Israel, 2020–2025, diterbitkan September 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *