Putra Daerah Jambi: Pers Pilar Keempat Demokrasi, Garda Terdepan Mengawal Kepentingan Rakyat

0
file_00000000a1f071fa8ff2f6a3c8271a1b

PUTRA DAERAH JAMBI – Tokoh jurnalis independen sekaligus Putra Daerah Jambi, Rizkan Al Mubarok, menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai Pilar Keempat Demokrasi yang bertugas mengawal transparansi, menjaga akuntabilitas, serta menjadi jembatan antara kepentingan rakyat dan penyelenggara negara.

Menurut Rizkan, keberadaan pers yang bebas, independen, dan bertanggung jawab merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Ia menilai pers tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga menjalankan kontrol sosial melalui karya jurnalistik yang berlandaskan fakta, data, dan prinsip keberimbangan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Pers bukan sekadar profesi, tetapi amanah kepada bangsa dan negara. Pers harus hadir sebagai penyambung suara rakyat, pengawas jalannya pemerintahan, serta penjaga transparansi dan akuntabilitas publik,” ujar Rizkan.

Dalam pandangannya, tokoh pers sejati tidak dibentuk oleh popularitas ataupun pencitraan, melainkan oleh integritas, profesionalisme, serta konsistensi dalam menyampaikan informasi yang telah melalui proses verifikasi sesuai Kode Etik Jurnalistik.

Pers Mengawal Demokrasi dan Kepentingan Publik

Rizkan menilai fungsi pers sebagai kontrol sosial menjadi semakin penting di tengah berbagai tantangan pembangunan nasional. Melalui pemberitaan yang profesional, pers dapat mendorong transparansi, memperkuat pengawasan publik, serta membangun budaya pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Ia juga menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengawal berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat, mulai dari pelayanan publik, pembangunan daerah, tata kelola pemerintahan, hingga upaya pemberantasan korupsi. Namun demikian, setiap pemberitaan tetap harus menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, mengedepankan verifikasi, dan memberikan ruang yang adil bagi seluruh pihak.

“Keberanian pers bukan diukur dari kerasnya narasi, tetapi dari keteguhan menjaga fakta, independensi, serta kepentingan masyarakat luas,” katanya.

Indonesia Memiliki Potensi Besar

Rizkan menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan sumber daya alam, posisi geografis yang strategis, serta potensi sumber daya manusia yang besar. Menurutnya, berbagai potensi tersebut merupakan modal penting untuk mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Ia juga menilai bahwa masih adanya masyarakat yang hidup dalam keterbatasan menjadi tantangan bersama yang harus terus diatasi melalui pembangunan yang merata, tata kelola pemerintahan yang baik, penegakan hukum yang berintegritas, serta pengawasan publik yang kuat.

“Pers memiliki tanggung jawab moral untuk terus menyampaikan informasi yang benar, mengedukasi masyarakat, dan mengawal kebijakan publik agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Benteng Terakhir Perjuangan Rakyat

Dalam perspektif Rizkan Al Mubarok, pers merupakan benteng terakhir perjuangan rakyat dalam demokrasi. Ketika masyarakat membutuhkan informasi yang benar, ketika transparansi menjadi tuntutan publik, dan ketika akuntabilitas penyelenggara negara harus terus dijaga, pers dituntut tetap berdiri di garis depan dengan menjunjung tinggi independensi dan profesionalisme.

Ia mengajak seluruh insan pers Indonesia untuk terus menjaga marwah profesi jurnalistik dengan mengedepankan integritas, keberanian, serta tanggung jawab sosial.

“Saya percaya Indonesia memiliki masa depan yang sangat besar. Dengan pemerintahan yang bersih, penegakan hukum yang berintegritas, partisipasi masyarakat yang aktif, dan pers yang independen, cita-cita mewujudkan Indonesia yang adil, maju, makmur, dan sejahtera dapat terus diperjuangkan bersama,” pungkas Rizkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *