Pramono Anung Minta Maaf, Warga KTP Luar Jakarta Tak Bisa Ikut Lowongan Padat Karya

0
1786345029450

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta maaf kepada warga yang memiliki KTP di luar Jakarta karena tidak dapat mengikuti pendaftaran lowongan kerja skema padat karya yang akan dibuka Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membuka pendaftaran program kerja padat karya dengan kuota sebanyak 2.843 orang pada pekan ini. Namun, kesempatan tersebut diprioritaskan bagi warga yang memiliki KTP DKI Jakarta.

“Mohon maaf untuk KTP di luar Jakarta tentunya kami tidak memberikan kesempatan,” kata Pramono Anung.

KESEMPATAN KERJA DIPRIORITASKAN UNTUK WARGA JAKARTA

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan akses pekerjaan kepada masyarakat yang berdomisili dan memiliki identitas kependudukan di Jakarta.

Dengan kuota ribuan tenaga kerja, program padat karya diharapkan dapat memberikan tambahan kesempatan kerja sekaligus membantu meningkatkan pendapatan masyarakat di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan lapangan pekerjaan di wilayah ibu kota.

Pramono menegaskan bahwa pembatasan berdasarkan kepemilikan KTP dilakukan agar program pemerintah daerah dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat yang menjadi sasaran kebijakan Pemprov DKI Jakarta.

PENDAFTARAN DIBUKA PEKAN INI

Pendaftaran kerja padat karya dengan kuota 2.843 orang tersebut dijadwalkan dibuka pada pekan ini. Warga Jakarta yang memenuhi persyaratan nantinya dapat mengikuti proses pendaftaran sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerintah daerah.

Program ini menjadi salah satu langkah Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pekerjaan melalui kegiatan yang melibatkan tenaga kerja secara langsung.

Di sisi lain, warga juga diimbau memperhatikan informasi resmi mengenai jadwal, persyaratan, lokasi, serta mekanisme pendaftaran agar tidak tertipu oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Kebijakan prioritas bagi pemegang KTP DKI Jakarta sekaligus menunjukkan bahwa program padat karya tersebut diarahkan sebagai intervensi langsung pemerintah daerah untuk membantu masyarakat Jakarta mendapatkan kesempatan kerja.

Dengan pembukaan kuota 2.843 orang, Pemprov DKI Jakarta berharap program padat karya dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *