Prabowo Terima Panglima TNI dan Kapolri di Hambalang, Bahas Situasi Nasional dan Karhutla Sumatera-Kalimantan

0
1788301778680

BOGOR — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa, 1 September 2026.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan situasi nasional serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan mengenai perkembangan kondisi di lapangan, termasuk berbagai langkah penanganan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Pemerintah terus memperkuat koordinasi untuk memastikan penanganan karhutla berjalan cepat dan terpadu. Langkah tersebut sekaligus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya titik kebakaran di sejumlah wilayah.

Penguatan Koordinasi TNI-Polri

Perkembangan kondisi di lapangan menjadi salah satu perhatian dalam pertemuan Presiden dengan Panglima TNI dan Kapolri.

Koordinasi antara TNI, Polri, dan unsur pemerintah terus diperkuat agar setiap perkembangan terkait karhutla dapat ditangani secara cepat dan terintegrasi.

Upaya pengendalian juga diarahkan untuk mengantisipasi meluasnya titik kebakaran, terutama di wilayah Sumatera dan Kalimantan yang menjadi perhatian dalam penanganan karhutla.

Sejumlah Pejabat Hadir

Pertemuan di Hambalang tersebut turut dihadiri Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Hadir pula Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Kabaintelkam Komjen Pol. Yuda Gustawan, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kabaloghan Marsdya TNI Yusuf Jauhari, serta Asisten Intelijen Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi pemerintah dalam merespons perkembangan situasi nasional sekaligus memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia.

Pemerintah memastikan koordinasi terus dilakukan agar penanganan di lapangan dapat berlangsung secara cepat, terpadu, dan mampu mengantisipasi potensi meluasnya kebakaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *