Mualem Tegaskan Pergantian Sekda Aceh Bukan karena Kinerja, Disebut untuk Penyegaran Pemerintahan

0
1787484151305

BANDA ACEH — Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem menegaskan pergantian M Nasir Syamaun dari jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh bukan disebabkan persoalan kinerja.

Menurut Mualem, pergantian tersebut merupakan bagian dari rotasi sekaligus penyegaran dalam pemerintahan Aceh. Pejabat yang akan menggantikan M Nasir disebut telah disiapkan, tetapi namanya belum diumumkan kepada publik.

“Benar, memang seperti itu. Penggantinya juga sudah ada, nanti kita umumkan,” kata Mualem melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Minggu (23/8/2026).

Nurlis menjelaskan, keputusan pergantian Sekda Aceh tidak berkaitan dengan persoalan dalam pelaksanaan tugas M Nasir selama menduduki jabatan tersebut.

Menurutnya, M Nasir selama ini dinilai telah menjalankan tugas dengan baik serta membantu Gubernur Aceh dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Tidak ada masalah apa-apa. Pak Nasir juga selama ini sudah menjalankan tugasnya sebagai Sekda Aceh dengan baik. Gubernur mengucapkan terima kasih telah membantunya,” ujar Nurlis.

Pengganti M Nasir Disebut Sudah Disiapkan

Pemerintah Aceh memastikan sosok yang akan menggantikan M Nasir sebagai Sekda Aceh telah disiapkan.

Namun, hingga Minggu (23/8/2026), pemerintah daerah belum mengumumkan secara resmi nama pejabat yang akan mengisi posisi strategis tersebut.

Nurlis menyebut pergantian ini merupakan bagian dari langkah penyegaran organisasi pemerintahan. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendukung jalannya pemerintahan Aceh ke depan.

Mualem Sampaikan Apresiasi

M Nasir Syamaun sebelumnya menjalankan tugas sebagai Sekda Aceh dan menjadi salah satu pejabat penting dalam membantu koordinasi pemerintahan daerah.

Penjelasan Pemerintah Aceh mengenai alasan pergantian tersebut sekaligus menepis anggapan bahwa perubahan posisi berkaitan dengan persoalan kinerja.

Gubernur Mualem, melalui juru bicaranya, menyampaikan apresiasi atas kontribusi M Nasir selama menjalankan tugas sebagai Sekda Aceh.

Dengan adanya rotasi tersebut, pemerintah Aceh kini tinggal menunggu pengumuman resmi mengenai pejabat yang akan dipercaya menduduki posisi Sekda Aceh selanjutnya.

Pergantian jabatan tersebut ditegaskan sebagai bagian dari penyegaran pemerintahan, bukan karena adanya persoalan kinerja M Nasir Syamaun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *