Menjelang 80 Tahun, Sang Raja Masih Membawa Cahaya Dakwah dan Semangat Berkarya
JAKARTA — Memasuki usia senja, tidak semua orang memilih untuk berhenti berkarya. H. Rhoma Irama justru masih menunjukkan semangat untuk terus berkarya dan menyampaikan pesan-pesan dakwah kepada masyarakat.
Menjelang usia 80 tahun, sang legenda dangdut tersebut disebut masih terlibat dalam berbagai aktivitas musik. Salah satunya melalui project album kolaborasi bersama Man Kidal, gitaris grup Search asal Malaysia, yang saat ini tengah digarap dan direncanakan diluncurkan dalam waktu dekat.
Perjalanan panjang Rhoma Irama di dunia musik dan dakwah telah membuat namanya dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Puluhan tahun berada di atas panggung tidak membuat semangatnya untuk berkarya dan menyampaikan pesan moral berhenti.
Tetap Berkarya di Usia Senja
Bagi para penggemarnya, keberlanjutan aktivitas Rhoma Irama menjadi gambaran bahwa usia bukan alasan untuk berhenti memberikan kontribusi.
Tubuh mungkin tidak lagi sekuat ketika berada di usia muda. Namun, semangat untuk berkarya dan memberikan pencerahan kepada masyarakat tetap menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.
Rhoma tidak hanya dikenal sebagai musisi dan legenda dangdut, tetapi juga sebagai sosok yang kerap menyampaikan pesan-pesan sosial dan keagamaan melalui karya-karyanya.
Semangat tersebut tergambar dalam salah satu lagu yang menggambarkan sosok seorang musafir yang membawa cahaya dan petunjuk dalam perjalanan dari timur hingga barat.
Penggalan tersebut menggambarkan perjalanan seorang pembawa pesan yang berusaha menerangi kegelapan dan mengajak manusia meninggalkan kesesatan serta kebodohan.
Dakwah dan Pengabdian Tak Mengenal Usia
Bagi pendukungnya, perjalanan Rhoma Irama hingga usia senja memiliki makna tersendiri. Ia dipandang masih memilih untuk berada di tengah masyarakat, berkarya, menyampaikan nasihat, dan mengajak kepada kebaikan.
Aktivitas tersebut juga menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak selalu memiliki batas usia. Selama seseorang masih memiliki kemampuan dan kesempatan untuk memberikan manfaat, kontribusi kepada masyarakat dapat terus dilakukan.
Sosok Rhoma Irama selama ini memang tidak terlepas dari dunia musik sekaligus pesan-pesan moral yang disampaikan melalui berbagai karya dan aktivitasnya.
Sang Raja dan Cahaya yang Terus Menyala
Bagi para penggemarnya, Rhoma Irama bukan sekadar seorang legenda musik. Ia merupakan sosok yang dianggap mampu menjadikan panggung sebagai ruang untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat.
Di tengah perjalanan panjang kehidupan, semangat tersebut dinilai masih terlihat hingga kini.
Ia masih berkarya.
Ia masih berbicara.
Ia masih mengingatkan.
Ia masih mengajak kepada kebaikan.
Semangat itulah yang membuat perjalanan Rhoma Irama menjelang usia 80 tahun tetap menarik perhatian para penggemarnya.
Selama napas masih berhembus dan kekuatan masih diberikan Allah, perjuangan serta pengabdian kepada masyarakat diyakini tidak harus berhenti hanya karena usia semakin bertambah.
Pesan tersebut menjadi refleksi bagi generasi muda bahwa pengabdian tidak semata-mata tentang usia, melainkan tentang seberapa besar seseorang masih mampu memberikan manfaat bagi sesama dan lingkungannya.
Bagi Forsa Militan, semangat Rhoma Irama tersebut merupakan cahaya yang diharapkan terus menyala: cahaya karya, dakwah, dan pengabdian untuk negeri.
