Ketua KPK Tekankan Integritas bagi 1.476 Peserta Tim Ekspedisi Patriot 2026
JAKARTA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama yang harus dimiliki seluruh peserta Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot 2026 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Dalam arahannya, Setyo Budiyanto mengingatkan bahwa keterlibatan para peserta dalam program nasional tersebut merupakan bentuk amanah dan kepercayaan negara yang harus dijalankan secara profesional, jujur, bertanggung jawab, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari banyaknya data yang dikumpulkan, tetapi juga dari kualitas integritas peserta selama menjalankan tugas di lapangan.
“Integritas menjadi modal utama agar seluruh proses pendampingan, pengumpulan data, hingga penyusunan rekomendasi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kawasan transmigrasi,” tegas Setyo.
Selain menjunjung tinggi integritas, Ketua KPK juga mengingatkan peserta agar menghormati nilai-nilai budaya, adat istiadat, dan kearifan lokal di setiap wilayah penugasan. Ia menekankan masyarakat tidak boleh diposisikan hanya sebagai objek penelitian, melainkan sebagai mitra pembangunan yang harus dihargai pengetahuan, pengalaman, serta aspirasinya.
Pendekatan partisipatif tersebut dinilai akan menghasilkan rekomendasi yang lebih objektif, akurat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di kawasan transmigrasi.
Data yang diperoleh para peserta nantinya akan menjadi salah satu referensi penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan kawasan transmigrasi secara lebih tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan.
Program Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 sendiri melibatkan sebanyak 1.476 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Mereka akan menjalankan penugasan selama empat bulan di 53 kawasan transmigrasi yang tersebar di berbagai provinsi.
Selama bertugas, para mahasiswa akan melakukan pendampingan masyarakat, pelatihan, identifikasi potensi daerah, hingga pengumpulan berbagai data sosial, ekonomi, dan pembangunan sebagai bahan rekomendasi kepada pemerintah.
Melalui program tersebut, pemerintah berharap lahir berbagai inovasi dan solusi yang mampu mempercepat transformasi kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berdaya saing dan berkelanjutan.
KPK juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan budaya integritas di kalangan generasi muda sebagai bagian dari strategi pencegahan korupsi sejak dini. Penanaman nilai kejujuran, tanggung jawab, dan profesionalisme diyakini menjadi investasi penting dalam mencetak pemimpin masa depan yang berintegritas.
Pemerintah mengajak seluruh pemerintah daerah, masyarakat, serta pemangku kepentingan di kawasan transmigrasi untuk mendukung pelaksanaan Tim Ekspedisi Patriot 2026 agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan nasional yang berkelanjutan.
